Rabu, 03 Feb 2021 10:00 WIB

Berubah Melulu, Efikasi Vaksin Sputnik V Sebenarnya Berapa Sih?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
A Russian medical worker, right, administers a shot of Russias Sputnik V coronavirus vaccine in Moscow, Russia, Saturday, Dec. 5, 2020. Thousands of doctors, teachers and others in high-risk groups have signed up for COVID-19 vaccinations in Moscow starting Saturday, a precursor to a sweeping Russia-wide immunization effort. (AP Photo/Pavel Golovkin) Kerap berubah, sebenarnya berapa efikasi vaksin Corona Sputnik V? (Foto: AP Photo/Pavel Golovkin)
Jakarta -

Analisis awal uji coba fase ketiga vaksin Corona Sputnik V menunjukkan efikasi 91,6 persen. Disebut efektif melawan gejala COVID-19, dan 100 persen bisa mencegah kondisi parah dan sedang akibat COVID-19.

Data yang dimuat dalam jurnal The Lancet, menjelaskan usai 21 hari pemberian dosis pertama pada 19.866 peserta, ada 16 kasus gejala COVID-19 ditemukan dalam kelompok vaksin, 62 kasus positif COVID-19 lain dicatat pada kelompok plasebo.

Hasil efikasi uji coba vaksin Corona Sputnik V dilaporkan berbeda dari beberapa data awal sebelumnya. Hal tersebut berdasarkan pada tahap uji klinis dan jumlah relawan uji sebelum data terbaru menunjukkan efikasi 91,6 persen, berikut catatannya.

- 92 persen: data awal uji klinis tahap pertama

Efikasi vaksin Corona Sputnik V terus diupdate, dengan melibatkan ;ebih banyak relawan pada uji klinis. Diklaim, hasil efikasi melebihi 90 persen.

"Data awal vaksin Sputnik V COVID-19 Rusia menunjukkan bahwa itu 92 persen efektif," kata dana kekayaan kedaulatan negara itu, dikutip dari Independent.

Hasil sementara Sputnik V ini didasarkan pada data dari 16.000 peserta uji coba pertama, yang menerima suntikan vaksin Sputnik V sebanyak dua dosis. Vaksin Sputnik V sempat menjadi sorotan dunia karena menjadi salah satu yang lebih dulu menyetujui penggunaan vaksin tersebut meski belum selesai uji klinis.

- 95 persen: hasil awal uji klinis fase akhir

Vaksin Sputnik V mengumumkan hasil efikasi uji klinis fase akhir 95 persen efektif melawan COVID-19. Data disebutkan diperoleh dari hasil pasca 42 hari suntik dosis vaksin pertama menunjukkan 91,4 persen.

Sementara usai menerima dosis vaksin Corona Sputnik V kedua, efikasi diklaim berhasil di atas 95 persen.

"Kemanjuran vaksin di atas 95 persen," ujar Kementerian Kesehatan Rusia seperti dikutip dari laman The Moscow Times.

Data ini berasal dari 39 relawan COVID-19, tetapi tidak disebutkan jumlah kasus virus Corona yang digunakan untuk membuat perhitungan akhir.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)