Kamis, 04 Feb 2021 11:15 WIB

Menkes Sarankan Cara Baru Rayakan Imlek: Transfer Angpao Digital Aja!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Klenteng Tien Kok Sie di Solo bersolek sambut Tahun Baru Imlek. Guna cegah penyebaran virus Corona, penerapan protokol kesehatan pun diperketat di area tersebut Menkes Budi menyarankan perayaan imlek cara baru. (Foto: Agung Mardika)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong masyarakat untuk merayakan hari raya Imlek dengan cara baru. Hal ini menurutnya tak akan menghilangkan esensi arti perayaan Imlek di tengah pandemi COVID-19.

"Cara untuk mengatasi pandemi ini adalah dengan mengurangi laju penularan agar kita bisa mempersiapkan lebih baik karena kesehatannya ada, agar seluruh RS kita juga tidak terbebani," pesannya mengingatkan laju penularan COVID-19 masih tinggi, saat live di Sekretariat Presiden Kamis (4/2/2021).

"Imlek ini adalah momen penting. Imlek ini bermakna tahun baru, Imlek ini bermakna harapan baru dan Imlek ini juga bermakna keberuntungan baru, oleh karena itu tanpa mengurangi maknanya agar teman-teman Khonghucu dan Tionghoa bisa merayakan Imlek ini dengan cara baru," pesannya.

Budi menyarankan untuk memberi angpao pada anggota keluarga secara digital. Bisa pula dengan menggunakan jasa ojek online jika ingin mengirimkannya dalam bentuk angpao merah kepada sanak keluarga lainnya.

Event-event yang dirayakan seperti barongsai kini dihimbau untuk ditampilkan melalui YouTube. Hal ini semata-mata menekan laju penularan COVID-19 yang masih terus tinggi.

Cara-cara ini, menurutnya, menarik dan tak mengesampingkan arti dari perayaan Imlek tersendiri.

"Merayakan di rumah kita, dengan cara masa kini, dengan cara digital. Kirim angpao bisa dengan digital sekarang sudah sangat mudah transfer, atau bisa juga lewat gojek, mensejahterakan teman-teman kita," katanya.

"Seperti rekan-rekan wartawan yang biasanya tatap muka dengan saya tapi kali ini harus menyaksikan lewat YouTube, barongsai pun bisa ditampilkan di YouTube, masalah kita juga bisa mengadakan lomba barongsai mana yang paling bagus sekalian," jelasnya.

Menkes Budi meyakini perayaan Imlek akan tetap meriah meskipun perayaan Imlek tahun ini tidak bisa seperti biasanya.

"Jadi bapak ibu cara-cara baru merayakan imlek tanpa kehilangan makna Imlek sebagai tahun baru harapan baru dan juga keberuntungan baru itu saya rasa tetap kita bisa lakukan dengan mempertahankan budaya Indonesia khususnya masyarakat Khonghucu dan Tionghoa, tetap melakukan protokol kesehatan," tutupnya.



Simak Video "Vaksinasi Corona di Indonesia Belum Menyeluruh, Ini Kata Menkes"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)