ADVERTISEMENT

Kamis, 04 Feb 2021 16:04 WIB

Ahli Sebut Pasien Kanker Bisa Divaksinasi COVID-19, Tapi Ada Syaratnya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Vaksin COVID-19 kembali didistribusikan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di berbagai wilayah RI. Kali ini vaksin itu ditujukan untuk 900 ribu tenaga kesehatan. Ahli sebut pasien kanker perlu mendapatkan vaksin COVID-19. (Foto ilustrasi: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Tak semua orang bisa diberikan vaksin COVID-19 karena ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum divaksin. Misalnya, pada orang di bawah usia 18 tahun dan ibu hamil, karena keamanannya belum terjamin dalam uji klinis.

Namun, bagaimana dengan pasien kanker? Terlebih pasien kanker merupakan salah satu kelompok risiko tinggi mengalami keparahan jika terinfeksi virus Corona.

Menurut dokter onkologi dari Rumah Sakit Premier Jatinegara, Dr dr Tubagus Djumhana A, SpPD-KHOM, pasien kanker sebetulnya perlu mendapatkan vaksin COVID-19.

"Apakah pasien kanker perlu diberikan vaksin COVID-19? Jawabannya perlu, karena pada kanker menyebabkan imunitas tubuhnya menurun, sehingga dia akan terpapar COVID-nya dalam risiko tinggi," kata dr Djumhana dalam Webinar World Cancer Day 2021 Vaksin COVID-19 dan Kanker, Kamis (4/2/2021).

Namun, kata dr Djumhana, tak semua pasien kanker bisa diberikan vaksin COVID-19. Perlu adanya pemeriksaan khusus apakah pasien tersebut layak disuntik vaksin atau tidak.

"Pasiennya harus datang ke ahli onkologi, apakah aku termasuk yang memang memerlukan vaksin COVID-19? Kalau nggak, apa yang harus dilakukan?" ujarnya.

"Kalau pun harus diberikan harus di bawah supervisi dokter ahli kanker," pungkas dr Djumhana.

Lebih lanjut, dr Djumhana mengatakan proses penyuntikkan vaksin COVID-19 pada pasien kanker pun tidak dilakukan di tempat umum, tetapi harus di rumah sakit atau cancer center.

"Dianjurkan pemberiannya bukan di tempat umum, karena harus mengantre nanti terpapar (COVID-19), jadi harus di rumah sakit atau cancer center," jelasnya.

Bagi pasien yang tak bisa diberikan vaksin COVID-19, dr Djumhana menyarankan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, rutin mencuci tangan, dan kalau bisa ditambah dengan memakai face shield.



Simak Video "China Setujui Vaksin Covid-19 Hirup, Cocok Buat yang Takut Suntik"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT