Selasa, 09 Feb 2021 05:55 WIB

5 Makanan yang Bantu Atasi Anosmia, Gejala COVID-19 yang Dialami Ari Lasso

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ari Lasso Ari Lasso sempat dinyatakan positif mengidap COVID-19 (Foto: Reno)
Jakarta -

Musisi Ari Lasso menceritakan dirinya yang sempat positif COVID-19. Awalnya ia hanya merasa kurang enak badan, hingga akhirnya demam sampai di atas 37 derajat Celcius selama beberapa hari.

Selain demam, Ari juga sempat mengalami anosmia atau kehilangan kemampuan indra penciuman. Tetapi, gejala tersebut hanya dialaminya selama dua hari.

"Aku ngalamin, hilang cuma dua hari. Hari Rabu sampai hari Jumat," kata Ari dalam YouTube Ari Lasso TV.

"Jadi aku kentut nggak bau, buang air besar nggak bau, terus aku pancing pake minyak kayu putih terus (dioles di hidung). Hari keduanya pagi-pagi buang air besar sudah bau, meskipun belum kenceng tapi udah bau," jelasnya.

Anosmia merupakan salah satu gejala COVID-19 yang saat ini banyak dialami pasien Corona. Mereka tidak bisa mencium bau yang berdampak pada kehilangan nafsu makan yang bisa memperlambat pemulihan.

Meskipun tidak ada obat yang untuk mengatasi gejala ini, ada beberapa makanan yang bisa membantu memulihkan indra penciuman sekaligus perasa. Dikutip dari Times of India, berikut 5 makanan yang bisa digunakan.

1. Bawang putih

Pengobatan tradisional dari India, Ayurveda, menyarankan mengkonsumsi bawang putih pedas untuk meredakan pembengkakan dan peradangan di area sekitar saluran hidung.

Bawang putih bermanfaat untuk memudahkan pernapasan dan akhirnya membantu memulihkan indra penciuman dan perasa lebih cepat. Meski tidak bisa dihirup, bawang putih ini bisa dibuat dalam bentuk ramuan dengan cara dihancurkan dan diberi air hangat.

2. Bubuk cabai merah dan cabai rawit

Bumbu-bumbu pedas seperti bubuk cabai rawit atau cabai merah bisa membantu memulihkan anosmia. Meski bukan termasuk pengobatan yang didukung sains, manfaat yang ada dalam rempah yaitu capsaicin, yang disebut efektif 'membersihkan' hidung yang tersumbat bisa mengaktifkan dan meningkatkan fungsi indra penciuman.

Bubuk cabai merah dan cabai rawit juga bisa membantu untuk mengatasi flu. Caranya, campurkan secangkir air dan bubuk rempah, dan bisa tambahkan zat pemanis seperti madu sebelum digunakan.

3. Minyak esensial

Pelatihan penciuman adalah cara yang ampuh untuk memperbaiki otak dalam mengembalikan indra penciuman dan perasa. Latihan penciuman ini bisa dilakukan dengan menghirup minyak esensial selama 20-40 detik dan dilakukan sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

4. Aroma jeruk

Aroma jeruk juga dipercaya bisa menjadi trik untuk membantu memulihkan indra penciuman dan perasa. Cara ini diketahui dari seorang pengguna TikTok yang bisa mendapatkan kemampuan indra penciuman dan perasanya kembali.

Video tersebut muncul setelah beberapa orang mengutip pengobatan Jamaika yang menggunakan pembakaran jeruk di atas api terbuka dan kemudian memakan daging buahnya. Cara ini dianggap bisa menyegarkan indra penciuman untuk mengendus sesuatu yang kuat hingga akhirnya fungsinya bisa kembali.

Namun, perlu diingat tips atau cara ini adalah trik yang baru beredar di media sosial, bukan berasal dari pengobatan yang disetujui dokter.

5. Minyak jarak

Minyak jarak merupakan bahan yang mengandung sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sudah digunakan banyak orang yang sering mengalami gejala nyeri sinusitis dan alergi untuk mengurangi pertumbuhan polip hidung. Cara ini juga cukup bermanfaat untuk meredakan gejala batuk, pilek, dan memulihkan kembali fungsi indra penciuman.



Simak Video "Riset Eijkman Ungkap 3 Gejala Umum COVID-19 yang Ditemukan Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)