Selasa, 09 Feb 2021 22:16 WIB

Round Up

Riwayat TB Usus di Balik Meninggalnya Ustadz Maaher

Ardela Nabila - detikHealth
Ustadz Maaher / Ustaz Maaher /  Ustaz Maheer Ustadz Maaher (Foto: Ustadz Maaher)

Gejala TB usus

Menurut Prof Ari, terdapat beberapa tanda umum jika terinfeksi TB, seperti mengalami demam sekitar 37,5 derajat celcius, meriang dan berkeringat di malam hari, dan berat badan menurun.

"(gejala) Lokalnya kalau dia TB usus, dia diare, mencret. Diarenya kronik lebih dari 2 minggu," ujar Prof Ari.

"(diarenya) Bisa darah lendir. Mencretnya sedikit-sedikit, tapi ada darah lendir," ungkapnya.

Penularan dan pengobatan TB usus

Lebih lanjut, Prof Ari menjelaskan bahwa pada dasarnya TB akan menginfeksi paru-paru, tetapi bakterinya juga dapat menginfeksi organ lain melalui darah dan kelenjar getah bening.

Seperti halnya TB paru-paru, TB usus juga memiliki potensi menular, yaitu melalui droplet atau percikan saat batuk dan bersin.

"Kumannya tetap melalui droplet. Jadi reseptor pertama kuman itu adanya di paru-paru. Masuk ke paru nanti baru dia yang kita bilang sistemik itu (menginfeksi organ lain)," jelas Prof Ari.

Prof Ari kemudian menjelaskan bahwa bakteri penyebab TB menyebar ke organ lain dari paru-paru lewat darah dan kelenjar getah bening, sehingga TB usus tidak bisa menular langsung ke orang lain lewat paparan darah atau cairan tubuh dalam pasien tersebut.

Sementara terkait penanganan TB usus, dapat menggunakan jenis obat anti TBC, sama dengan TB paru-paru. Namun, pengobatan untuk TB usus membutuhkan waktu lebih lama, yakni sekitar 9 bulan. Prof Ari turut menekankan bahwa pengobatan harus berlangsung disiplin dan tidak boleh terputus

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Cara Bedakan Penyakit TBC dengan Virus Corona dari Kemenkes"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)