Jumat, 12 Feb 2021 13:20 WIB

Cara Pakai Masker Rangkap Saran CDC untuk Cegah Penularan Varian Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
Self-sewn mouth-nose masks against corona viruses hang on the clothesline to dry. CDC sebut pemakaian masker medis ditambah masker kain dapat lebih baik cegah COVID-19 . (Foto: Getty Images/iStockphoto/Rike_)
Topik Hangat Tren Masker Rangkap
Jakarta -

Beberapa varian baru virus Corona disebut bersifat lebih mudah menular. Untuk menghadapinya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) belakangan ini memperbarui pedoman agar orang-orang memakai masker rangkap.

Dikutip dari situs resmi CDC, pedoman yang diperbarui pada 10 Februari tersebut menjelaskan pemakaian masker rangkap lebih efektif menyaring partikel di udara. Hanya saja perhatikan agar masker tetap nyaman dipakai dan pas menutup area hidung dan mulut.

CDC menyarankan lapisan pertama yang dipakai adalah masker medis sekali pakai. Pastikan kawat tipis yang ada di bagian atas masker ditekan ke arah wajah sehingga bentuknya bisa pas mengikuti hidung.

Usai pakai masker medis, berikutnya dirangkap dengan pemakaian masker kain. Pastikan masker kedua ini bisa menekan sisi-sisi masker pertama pada wajah.

"Jangan pakai dua masker medis sekali pakai bersamaan. Masker ini tidak dirancang untuk bisa menutup pas di wajah, sehingga memakai lebih dari satu tidak akan menambah keketatan pemakaian masker," tulis CDC seperti dikutip dari Situs resminya pada Jumat (12/2/2021).

CDC juga mengingatkan tidak merangkap masker yang sudah ketat seperti K95. Satu lapis masker K95 disebut sudah cukup.



Simak Video "Catat! Standar SNI untuk Masker Kain: Minimal Dua Lapis"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)
Topik Hangat Tren Masker Rangkap