Kamis, 18 Feb 2021 18:03 WIB

DKI Cuma Laporkan 373 Kasus Harian COVID-19 Per 18 Februari, Ada Apa?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Operasi disinfeksi Corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di kawasan Monas. Hal itu dilakukan untuk sterilisasi lokasi jelang dibuka kembali. COVID-19 di DKI Jakarta. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Pada Kamis (18/2/2021), DKI Jakarta hanya mencatatkan 373 kasus harian COVID-19. Apakah hal ini menandakan bahwa pandemi di ibukota mulai terkendali?

Melalui sebuah pernyataan resmi, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menyampaikan penjelasan terkait kemungkinan adanya masalah pada input data.

"Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk menyampaikan data kasus COVID-19 secara terbuka. Namun, perlu disampaikan bahwa data kasus positif hari ini bukan merupakan data secara keseluruhan lantaran laboratorium kesulitan menginput data pemeriksaan spesimen," demikian rilis resmi dalam PPID yang dimuat pada Kamis (18/2/2021).

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, sebelumnya menyebut ada masalah penginputan data yang berkaitan dengan perbaikan koneksi untuk mempercepat sistem input data dari Kemenkes RI.

Hal ini menurutnya menyebabkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta tidak dapat melakukan penarikan data per Rabu, 17 Februari 2021.

"Untuk all records akan masuk datanya besok. Mohon tidak diasumsikan bahwa data yang sedikit ini karena wabah sudah benar-benar terkendali, karena besok kemungkinan akan ada akumulasi data dari yang sebelumnya tidak bisa dilakukan penarikan melalui sistem," terangnya Rabu (17/2/2021).

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari Satgas COVID-19 per Kamis (18/2/2021), Jawa Barat menyentuh angka 4 ribu kasus. Jabar menjadi provinsi tertinggi yang mencatatkan penambahan kasus disusul Jateng sebanyak 676 kasus.

Corona di Indonesia hingga hari ini totalnya mencapai 1.252.685 kasus positif, sembuh 1.058.222, dan meninggal dunia 33,699 kasus.



Simak Video "Rekor 200 Ribu Kasus, India Kewalahan Tangani Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)