Jumat, 19 Feb 2021 18:34 WIB

Ibu Menyusui Jadi Target Vaksinasi COVID-19 Tahap Dua di DKI

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang. Vaksin COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan ibu menyusui akan menjadi salah satu sasaran vaksinasi COVID-19 tahap kedua di ibu kota. Sebelumnya, kata Widyastuti, ibu menyusui bukan termasuk target pemberian vaksin Corona.

"Ibu menyusui yang sebelumnya tidak boleh, sekarang ibu menyusui menjadi sasaran juga," ucap Widyastuti dalam media update secara virtual, Jumat (19/2/2021).

Selain ibu menyusui, Widyastuti juga memastikan penyintas COVID-19 akan mendapat vaksin. Namun, mereka baru bisa disuntik vaksin Corona setelah tiga bulan usai dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Lebih lanjut, kata Widyastuti, orang yang mengidap hipertensi atau darah tinggi pun dapat menerima vaksin. Namun, dengan catatan tekanan darahnya harus terkontrol.

Sesuai dengan kebijakan pemerintah, Widyastuti mengatakan pada tahap kedua pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di DKI Jakarta akan menyasar pada kelompok pelayanan publik dan lansia. Saat ini, pihaknya tengah melakukan vaksinasi COVID-19 kepada ribuan pedagang di Pasar Tanah Abang.

"Saat ini DKI Jakarta ditunjuk melakukan penyuntikan di lokasi Pasar Tanah Abang, yang dimulai pada Rabu kemarin, ada sekitar 10 ribu pedagang kita akan selesaikan dalam waktu 6 hari, bisa diperpanjang kita lihat situasinya," jelasnya.

Selanjutnya, untuk kelompok lansia, Widyastuti mengatakan pelaksanaannya sudah dimulai hari ini, Jumat (19/2/2021). Terlebih sejak tadi pagi DKI Jakarta telah menerima 60 ribu dosis vaksin untuk kelompok lansia.

"Alhamdulilah subuh tadi, DKI Jakarta menerima sekitar untuk 60 ribu dosis bagi lansia dan 10 ribu dosis untuk pedagang. Kami akan segera memberikan layanan mulai hari ini diberikan kepada lansia," tuturnya.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)