Sabtu, 20 Feb 2021 18:18 WIB

Jokowi Sebut Kasus COVID-19 di India Turun karena 'Lockdown' Mikro

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Presiden Jokowi Presiden Jokowi. (Foto: Foto : Biro Pers - Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Kasus penularan COVID-19 di Indonesia masih terus bertambah setiap harinya. Angka infeksi Corona di Indonesia bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara tetangga.

Penanganan COVID-19 di Indonesia juga kerap dibandingkan dengan India, yang akhir-akhir ini kasusnya semakin menurun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan salah satu upaya yang dilakukan India adalah dengan menerapkan pembatasan kegiatan mikro seperti yang saat ini diterapkan pemerintah Indonesia.

"Kami kan tanya ke menteri kesehatan India karena di sana bisa terjunnya tajam sekali, apa kuncinya? Apa yang kita dengar mereka melakukan lockdown, ternyata tidak. Ternyata mereka melakukan lockdown mikro," ucap Jokowi dalam video resmi, dikutip Sabtu (20/2/2021).

Menurut Jokowi, India memang sempat melakukan lockdown total tapi tak berlangsung lama. Negara itu kemudian mengubah lockdown menjadi PPKM mikro.

"Jadi kalau ada di negara lain yang berhasil, kita juga. Tapi tidak mungkin kita meniru yang negara kecil, tidak mudah, kita negara besar," kata Jokowi.

Diketahui, pemerintah resmi menerapkan PPKM skala mikro mulai 9 Februari 2021 yang saat ini diperpanjang lagi. Kebijakan ini diberlakukan di RT/RW pada desa/kelurahan di 123 kabupaten/kota yang ditetapkan oleh masing-masing gubernur sebagai prioritas wilayah penerapan PPKM mikro.

Adapun latar belakang perpanjangan PPKM mikro disebut efektif menurunkan jumlah kasus aktif yaitu 17,27% dalam sepekan. Tren kasus aktif di 5 provinsi seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur disebut menurun berkat PPKM Mikro.



Simak Video "Presiden Jokowi Akan Hadiri Festival Smart Vaksinasi di Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)