Senin, 22 Feb 2021 16:40 WIB

Jabar Nyaris 4 Ribu, Ini Sebaran 10.180 Kasus Baru COVID-19 RI 22 Februari

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Polres Boyolali gelar tes swab antigen bagi para pengendara di rest area 287 A, Boyolali. Tes antigen dilakukan guna cegah virus Corona saat libur tahun baru. Virus Corona COVID-19. (Foto: Ragil Ajiyanto/Detikcom)
Jakarta -

Pemerintah melaporkan penambahan 10.180 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Senin (22/2/2021). Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.288.833 kasus COVID-19.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 3.812, disusul DKI Jakarta dengan 2.466 kasus, dan Jawa Tengah sebanyak 1.047 kasus.

Detail perkembangan virus Corona Senin (22/2/2021), adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 10.180 menjadi 1.288.833
  • Pasien sembuh bertambah 9.918 menjadi 1.096.994
  • Pasien meninggal bertambah 202 menjadi 34.691.

Tercatat sebanyak 46.562 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 81.037.

Sebaran 10.180 kasus baru Corona di Indonesia pada Senin (22/2/2021).

  • Jawa Barat: 3.812 kasus
  • DKI Jakarta: 2.466 kasus
  • Jawa Tengah: 1.047 kasus
  • Jawa Timur: 434 kasus
  • Kalimantan Timur: 404 kasus
  • Bali: 278 kasus
  • Sulawesi Selatan: 258 kasus
  • DI Yogyakarta: 138 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 137 kasus
  • Banten: 113 kasus
  • Kalimantan Selatan: 107 kasus
  • Sumatera Utara: 97 kasus
  • Kalimantan Utara: 95 kasus
  • Lampung: 92 kasus
  • Papua: 91 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 75 kasus
  • Bangka Belitung: 71 kasus
  • Kalimantan Tengah: 64 kasus
  • Sulawesi Tengah: 62 kasus
  • Riau: 51 kasus
  • Sumatera Selatan: 45 kasus
  • Maluku: 44 kasus
  • Papua Barat: 31 kasus
  • Sumatera Barat: 29 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 28 kasus
  • Sulawesi Utara: 23 kasus
  • Bengkulu: 22 kasus
  • Kepulauan Riau: 22 kasus
  • Jambi: 20 kasus
  • Maluku Utara: 15 kasus
  • Sulawesi Barat: 6 kasus
  • Gorontalo: 2 kasus
  • Aceh: 1 kasus.


Simak Video "Studi Inggris: Antibodi Bisa Bertahan 6 Bulan Pasca Terinfeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/ryh)