Rabu, 24 Feb 2021 21:00 WIB

Belum Terlatih, Dokter Suntikan Empat Kali Lipat Dosis Vaksin COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin COVID-19. (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang dokter di Australia dirumahkan setelah ketahuan keliru menyuntikkan dosis vaksin COVID-19. Hal ini terungkap setelah perawat di Holy Spirit Nursing Home menyaksikan dokter memberikan dosis yang berlebihan sampai empat kali lipat pada dua lansia berumur 88 dan 94 tahun.

Hasil investigasi menemukan bahwa ternyata sang dokter belum menerima pelatihan wajib pemberian vaksin. Greg Hunt dari otoritas kesehatan setempat mengatakan akan ada sanksi yang diberikan dan untuk sementara lansia yang mendapat vaksin berada di bawah pengawasan.

"Dua pasien itu dalam pengawasan, sampai saat ini sama sekali tidak ada reaksi efek samping yang dilaporkan. Ini adalah pengingat pentingnya upaya jaga-jaga," kata Greg seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (24/2/2021).

Australia diketahui menggunakan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech dalam program vaksinasi yang mulai berjalan minggu ini. Ampul yang digunakan oleh vaksin tersebut memang dirancang bisa memuat dosis untuk beberapa orang.

Data uji klinis vaksin COVID-19 Pfizer tidak mencatat adanya risiko efek samping lebih berat bila terjadi overdosis. Kepala Bidang Medis Australia, Profesor Paul Kelly, mengatakan pada uji klinis relawan bahkan menerima tiga sampai empat kali dosis yang direkomendasikan.

"Selama uji klinis itu, data efek samping tidak jauh berbeda," kata Paul.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)