Kamis, 25 Feb 2021 05:00 WIB

Vaksinasi COVID-19 Terendah di Jateng, Ada Apa dengan Kabupaten Pekalongan?

Robby Bernardi - detikHealth
Vakinasi COVID-19 di Kabupaten Pekalongan Foto: Robby Bernardi/detikHealth
Pekalongan -

Kabupaten Pekalongan, disebut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memiliki capaian vaksinasi tahap pertama paling rendah di Jawa Tengah, yakni hanya 57,82 persen. Hal itu dari hasil evaluasi Pemprov terhadap pelaksanaan vaksinasi di Jawa Tengah.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, pada detikcom, saat ditemui di halaman Kantor Bupati, Rabu (24/2/2021), menegaskan terjadi kesalahan dalam pendataan dan pelaporan, terutama tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Kraton.

Menurut Asip, nakes di RSUD Kraton, yang merupakan rumah sakit milik Pemkab Pekalongan, pelaporannya dilakukan oleh Pemkot Pekalongan. Karena, lokasi RSUD Kraton, memang berada di wilayah Kota Pekalongan.

"Ya itu kan, mekanisme pelaporanya ya. Kita punya rumah sakit yang lokusnya itu ada di kota Pekalongan," kata Asip Kholbihi.

"Nah seluruh tenaga kesehatan kita yang berada di rumah sakit Kraton itu, secara aspek pencatatannya telah di catat oleh kota (Pemkot Pekalongan). Tadi juga sudah kita koordinasikan," tambah Asip.

Dengan demikian, Asip mencatat, bahwa pencapoan penyerapan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Pekalongan, saat ini mencapai 90 persen.

"Sehingga saat ini, pencatatan prosentase pencapaian vaksinasi tenaga kesehatan, kita sudah maksimal mencapai 90 persen lebih," ucapnya.

Dalam waktu sepekan ke depan, Asip meyakini pencapaian vaksinasi poresentasenya akan mencapai seratus persen.

"Tetapi perlu diingat bahwa di Kabupaten Pekalongan ini, ada daerah-daerah yang terletak di pegunungan. Namun itu tidak menjadi halangan sendiri. Dalam waktu seminggu ini bisa mencapai seratus persen," yakkn Asip.

Perlu diketahui, vaksinasi di Kabupaten Pekalongan tahap pertama sebanyak 5.880 dosis dan tahap kedua mencapai 10 ribu dosis. Ribuan vaksin tersebut, diperkirakan pekan depan akan mencapai seratus persen penyerapannya.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)