Kamis, 25 Feb 2021 18:30 WIB

Bukan Tali Masker, Satgas Sarankan Kantung untuk Simpan Masker saat Makan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
strap masker Tali masker. (Foto ilustrasi: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan pemakaian tali masker berisiko menularkan COVID-19. Ada dua penyebab mengapa pemakaian tali membuat masker menjadi tak steril.

"Pemakaian kalung pada tali masker sebenarnya berpeluang mengurangi higienitas karena masker pada bagian sisi dalam habis dipakai sudah terkontaminasi droplet saat bicara atau batuk ataupun udara hasil hela napas yang kotor," beber Prof Wiku, Kamis (25/2/2021).

Droplet yang tertinggal di masker bisa menyebar dan terhirup oleh orang lain di sekitar. Maka dari itu, Wiku lebih menyarankan untuk menggunakan kantung sebagai tempat penyimpanan masker.

"Kedua hal ini dapat menjadi sumber infeksi dari orang sekitarnya, maupun terpapar droplet dan aerosol dari lingkungan dan dapat terhirup menjadi sumber infeksi bagi pemakainya," sebutnya.

"Menggunakan kantung, baik kertas maupun berbahan lain yang aman untuk penyimpanan masker saat makan ataupun minum dan ditutup dengan rapat," pungkasnya.

Wiku menekankan untuk selalu memastikan kondisi tangan steril saat akan menggunakan masker baik melepaskan masker.



Simak Video "Penggunaan Tali Masker Tak Disarankan, Ini Risikonya!"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)