Sabtu, 27 Feb 2021 15:02 WIB

Punya Riwayat Alergi, Boleh Suntik Vaksin COVID-19? Ini Penjelasan Dokter

Vidya Pinandhita - detikHealth
Ribuan tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi COVID-19 di Surabaya. Ada 4 ribu lebih nakes yang disuntik vaksin COVID-19. Vaksin COVID-19 (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta -

Pada beberapa kasus yang sudah terjadi, vaksinasi COVID-19 bisa memicu reaksi alergi. Karena jenis vaksin dan substansi atau kandungannya masih baru, pendeteksian risiko alergi sebelum penyuntikan vaksin COVID-19 tidak bisa dilakukan.

Hal ini disampaikan oleh ahli alergi dan imunologi Prof Dr dr Iris Rengganis, SpPD-KAI. Dengan kandungan vaksin yang masih terbilang baru, riwayat alergi obat tertentu tidak bisa dijadikan patokan untuk memprediksi risiko alergi vaksin COVID-19.

Artinya, tidak ada orang yang pernah mencoba dan mengalami reaksi, kecuali orang-orang yang sudah mendapatkan suntikan dosis pertama.

Karena substasinya yang baru dan berbeda, reaksi alergi terhadap vaksin baru ini tidak bisa dibandingkan dan disamakan dengan reaksi alergi terhadap obat lainnya. Maka itu, orang yang memiliki riwayat alergi pada obat apa pun tetap diperbolehkan menerima suntik vaksin COVID-19.

"Memang kalau orang alergi obat tertentu, disuntik vaksin (COVID-19) nggak apa-apa, tapi harus dalam pengawasan. Karena bahannya beda," terang Prof Iris saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/2/2021).

"Orang kadang-kadang langsung bilang 'nggak bisa vaksin' karena takut riwayat alerginya banyak," lanjutnya.

Satu-satunya cara untuk mengetahui adanya reaksi alergi terhadap vaksin COVID-19 adalah dengan menerima suntikan dosis pertama. Maka itu, orang yang mengalami reaksi alergi setelah disuntik vaksin COVID-19 dosis 1 tidak diperbolehkan menerima dosis ke-2.

"Alergi terhadap bahan yang ada di vaksin memang tidak bisa diketahui karena ini (suntik dosis 1) untuk pertama kali. Tapi yang dosis ke-2, baru bisa. Kalau makanan, debu, itu bisa dites. Tapi kalau vaksin ini karena belum pernah, jadi kita tidak bisa ketahui," imbuhnya.

Ia menyebutkan, sejauh ini alergi yang ditemukan dari vaksinasi COVID-19 adalah gejala ringan menuju sedang, seperti timbul bentol-bentol di tubuh.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)