Minggu, 28 Feb 2021 06:32 WIB

Pengalaman Suntik Vaksin COVID-19, Tak Seseram yang Dibayangkan

Vidya Pinandhita - detikHealth
Program vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan masih terus berjalan. Pemprov DKI Jakarta gelar vaksinasi massal di Istora Senayan, Jakarta. Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Rengga Sancaya)

Setelah semua pertanyaan terjawab, saya diarahkan ke meja penyuntikan. Setelah duduk, saya diminta melemaskan tangan kiri. Petugas mengusap area lengan saya dengan alkohol, kemudian saya disuntik vaksin COVID-19, terdata pukul 14.33 WIB.

Takut? Jelas. Tips dari saya, kalau Anda takut jarum suntik, pejamkan mata saja. Percayalah, semua beres dalam hitungan detik.

Setelah disuntik, kami diminta menunggu selama 30 menit untuk observasi Jika muncul reaksi atau gejala tertentu, kami akan diberikan penanganan medis.

Entah karena saya memang 'hoki' sedang dalam keadaan benar-benar fit atau karena sate kambing semalam, saya bugar total setelah disuntik. Beres 30 menit observasi, kami dibagikan snack dan diperbolehkan pulang.

Ketakutan saya tentang berbagai efek samping tidak terjadi, setidaknya saya tidak mengalami keluhan apapun. Selepas observasi selama 30 menit, saya bahkan masih sanggup berkendara dan melanjutkan aktivitas di kantor.

Sekitar pukul setengah 6 sore, saya baru merasakan pegal di sekujur tangan kiri. Saya juga merasa lemas dan mengantuk. Tapi seingat saya, ini adalah pegal yang sama, yang semasa kecil saya rasakan setelah disuntik imunisasi.

Saya kemudian makan dan minum kopi. Biasanya, kopi susu efektif jadi booster energi saya. Dalam 1 - 2 jam, saya bugar lagi. Saya kembali berkendara pulang ke rumah dan lanjut beristirahat.

Saya yakin, ada banyak faktor penerima vaksin COVID-19 mengalami, atau justru tidak mengalami gejala sama sekali setelah disuntik. Saya yang sehat-sehat saja ini mungkin tertolong oleh sate kambing semalam, atau kebetulan saya 'hoki' kemarin.

Tapi belajar dari pengalaman, setidaknya ada hal-hal yang bisa dicoba agar tubuh fit. Seperti makan sehat, minum air putih, dan istirahat cukup sebelum divaksin. Tidak ada yang menjamin memang, tapi boleh dicoba.

Sampai saat ini, belum ada yang bisa menjawab "kapan" Indonesia pulih dari pandemi. Namun kalau kita bisa mulai dari langkah paling kecil untuk menjawabnya, saya harap teman-teman sehat selalu tubuh dan jiwanya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]

(vyp/up)