Senin, 01 Mar 2021 14:11 WIB

Pakai Vaksin Sinovac, Filipina Akhirnya Mulai Vaksinasi COVID-19

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Petugas medis memberikan vaksin Sinovac kepada Tenaga Kesehatan Puskesamas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/1). Pada hari pertama pemberian vaksin Sinovac, terdapat 11 orang tenaga kesehatan yang disuntik vaksin di Puskesma Kecamatan Cilincing. Vaksinasi COVID-19. (Foto ilustrasi: Pradita Utama)
Jakarta -

Vaksinasi COVID-19 akhirnya mulai dilaksanakan di Filipina, Senin (1/3/2021) waktu setempat. Pejabat kabinet, tenaga kesehatan, personel militer, dan polisi masuk ke dalam kelompok prioritas penerima vaksin Corona di Filipina.

Dikutip dari Associated Press, Direktur Rumah Sakit Umum Filipina Dr Gerardo Legaspi menjadi yang pertama disuntik vaksin Corona, yang disiarkan langsung di televisi.

Program vaksinasi ini dimulai setelah Filipina menerima sumbangan 600 ribu dosis vaksin Corona buatan Sinovac dari China pada Minggu (28/2/2021). Filipina menjadi negara paling terakhir yang melaksanakan vaksinasi COVID-19 di Asia Tenggara.

Namun, berdasarkan hasil beberapa survei, masih banyak warga Filipina yang meragukan vaksin Sinovac. Oleh karena itu, para pejabat negara pun diminta untuk divaksin terlebih dahulu untuk menumbuhkan kepercayaan publik.

Carlito Galvez Jr, yang memimpin upaya pemerintah untuk mengamankan vaksin, mengatakan bahwa warga Filipina tak akan kembali hidup normal dan perekonomian tidak akan bisa pulih jika masyarakat masih menolak untuk divaksin dan lebih memilih untuk menunggu vaksin Corona dari negara Barat, yang kemungkinan akan datang di tahun depan.

"Kita seharusnya tidak menunggu apa yang disebut vaksin terbaik. Tidak ada vaksin terbaik, karena vaksin terbaik adalah yang paling efektif dan efisien serta datang lebih awal," ucap Galvez dalam pidatonya di rumah sakit.

Pemerintah Duterte pun mendapat kecaman karena dinilai telah tertinggal dalam mengamankan pesanan vaksin Corona. Namun, Duterte beralasan keterlambatan itu disebabkan oleh negara-negara Barat telah memborong vaksin Corona, sehingga membuat negara miskin jadi tertinggal.

Selain mendapat sumbangan dari pemerintah China, Filipina juga telah memesan 25 juta dosis vaksin Sinovac. Namun, belum dipastikan kapan pesanan akan dikirimkan.

Diketahui, Filipina merupakan negara kedua setelah Indonesia yang memiliki jumlah kasus dan kematian tertinggi akibat COVID-19 di Asia Tenggara.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)