Senin, 01 Mar 2021 17:13 WIB

Kata IDI soal Prediksi COVID-19 Jadi Endemik: Itu Baru Hipotesis

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang. Foto: NIAID
Topik Hangat Kapan Corona Hilang?
Jakarta -

COVID-19 diprediksi akan menjadi endemik oleh para ilmuwan. Menurut studi yang dimuat Februari lalu, akan ada saatnya virus Corona hanya mewabah di sejumlah wilayah dalam waktu tertentu.

Menanggapi hal ini, ketua tim mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menegaskan prediksi COVID-19 menjadi endemik baru sebatas hipotesis saja. Terlebih menurutnya angka positivity rate pun masih tinggi.

"Masih hipotesa, itu hipotesa jadi masih dugaan. Jadi kalau misalnya sekarang bicara endemik ya mungkin nanti, tapi sekali lagi kita belum firm untuk menyatakan itu," beber dr Adib Khumaidi, SpOT dalam konferensi pers Senin (1/3/2021).

Prediksi tersebut menurutnya sama dengan pernyataan virus Corona COVID-19 akan menjadi seperti flu biasa. Hingga kini, dr Adib menegaskan belum ada data yang kuat menunjukkan COVID-19 akan menjadi endemik.

"Tetapi kita belum bisa mengatakan sekarang karena kita masih dalam situasi yang global, karena pandemi itu global jadi kita belum melangkah ke sana," tegasnya.

Adib menekankan pernyataan yang beredar terkait COVID-19 menjadi endemik juga ditekankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hanya berupa hipotesa atau dugaan.

"Karena seperti yang kita sampaikan tadi masih banyak hal yang tinggi, positivity rate masih tinggi dan pernyataan itu pun kemarin disampaikan oleh WHO itu hanya berupa hipotesa dan kita belum melangkah ke sana," pungkasnya.



Simak Video "Ahli Gizi Ingatkan Jaga Pola Makan Seimbang Saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)
Topik Hangat Kapan Corona Hilang?