Rabu, 03 Mar 2021 20:30 WIB

Turki Umumkan Data Terbaru Vaksin Sinovac, Efikasi 'Turun' Jadi 83,5 Persen

Firdaus Anwar - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin (Foto: iStock)
Jakarta -

Otoritas kesehatan di Turki sebelumnya mengumumkan vaksin COVID-19 Sinovac memiliki efikasi sampai 91,25 persen. Hal ini diketahui berdasarkan analisis data interim uji klinis fase tiga pada lebih dari 7.000 relawan di akhir tahun lalu.

Berdasarkan hasil akhir yang didapat, dilaporkan efikasi vaksin COVID-19 Sinovac 'turun' jadi 83,5 persen. Menurut peneliti pemimpin uji klinis, Murat Akova, angka tersebut didapat berdasarkan hasil akhir 41 kasus infeksi di antara relawan.

Sebanyak sembilan orang yang positif telah menerima dosis penuh vaksin, sementara 32 lainnya menerima plasebo.

Murat menjelaskan meskipun ada kasus positif di antara penerima vaksin, tidak ada yang sampai membutuhkan perawatan rumah sakit. Artinya vaksin 100 persen berhasil mencegah kasus parah COVID-19. Sementara pada kelompok yang menerima placebo, sebanyak enam orang dirawat karena infeksi COVID-19.

"Karena tidak ada efek samping serius... Terlebih vaksin ini juga sudah digunakan secara luas di negara kami dan tidak ada laporan efek samping, kami bisa dengan yaking mengatakan vaksin aman," kata Murat seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/3/2021).

Laporan akhir uji klinis fase tiga vaksin COVID-19 Sinovac di Turki total melibatkan 10.2016 relawan. Sebanyak 58 persen adalah pria berusia 18-59 tahun.

Turki sendiri sudah memberikan 9,32 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac untuk rakyatnya.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)