Rabu, 03 Mar 2021 22:30 WIB

Antisipasi Corona B117, Jateng Perketat 2 Bandara dan 1 Pelabuhan

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang telah diresmikan. Desain terminal itu secara keseluruhan mengadopsi konsep eco-airport. Ilustrasi bandara (Foto: Muhammad Ridho Suhandi)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ikut memantau perkembangan soal varian baru COVID-19 yaitu B117 yang sudah masuk ke Karawang. Dinas Kesehatan diminta untuk berkoordinasi dengan Satgas penanganan COVID-19 untuk pencegahan.

"Tentu kita akan pantau, dari Dinkes juga saya minta pantau terus dan kita koordinasi terus dengan pusat agar kita bisa mencegah," kata Ganjar di kantornya, Rabu (3/3/2021).

Ganjar mengatakan dua warga Karawang yang sempat terpapar Corona varian B117 baru melakukan perjalanan luar negeri. Ia berharap penanganannya ketat untuk antisipasi penyebaran.

"Kalau tidak salah kan itu masuknya dari Arab ya, yang bawa dua orang itu. Maksud saya, kalau dua orang itu langsung dit-racing, maka langsung bisa diisolasi. Mereka tidak boleh keluar-keluar dulu untuk mengantisipasi penyebarannya," tegasnya.

Ia menjelaskan memang butuh riset lebih dalam soal keganasan dari Corona varian baru itu supaya bisa diketahui apakah butuh langkah khusus untuk menanganinya.

"Turunkan tim agar bisa meriset kondisinya, apakah perbedaannya tinggi atau tidak. Kalau harus dilakukan treatment khusus, maka kira-kira treatment yang bisa menangkal seperti apa. Kan kalau mendengarkan ini cepat menular dan mematikan, apakah benar seganas itu. Maka jangan sampai orang takut semuanya," katanya.

"Maka kita mesti hati-hati. Kalau perlu pintu-pintu masuk ke Indonesia diperketat mulai hari ini," imbuh Ganjar.

Dinas Kesehatan Jawa Tengah memperketat pintu-pintu masuk internasional untuk mewaspadai Corona B117, meliputi 2 bandara dan 1 pelabuhan. Selengkapnya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tips Melindungi Diri dari Virus Corona B117"
[Gambas:Video 20detik]