Jumat, 05 Mar 2021 05:27 WIB

Pesan Jokowi Soal Masuknya Varian Corona B177 di Indonesia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Setahun sudah virus Corona merebak di Indonesia. Upaya mengatasi pandemi pun dilakukan salah satunya alih fungsi Wisma Atlet jadi Rumah Sakit Darurat COVID-19. Virus Corona COVID-19 (Ilustrasi: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Topik Hangat Corona B117 Masuk RI
Jakarta -

Temuan dua kasus pertama varian Corona B117 asal Inggris di Indonesia diumumkan tepat setahun pandemi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghimbau untuk tidak perlu khawatir.

"Dua orang yang terpapar varian baru tersebut saat ini sudah negatif dan belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa varian baru ini lebih mematikan," kata Jokowi dalam paparannya terkait Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Kamis (4/3/2021).

Menurut Jokowi, berbagai upaya pencegahan yang telah dilakukan perlu untuk dilanjutkan. Termasuk di antaranya disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, serta vaksinasi yang makin cepat.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyinggung sejumlah data perkembangan COVID-19. Salah satu yang dinilainya membaik adalah kasus kesembuhan yang mencapai 86,18 persen pada 3 Maret 2021, lebih tinggi dari angka global yakni 78,93 persen.

Kasus aktif hingga 3 Maret 2021 tercatat 11,11 persen, juga lebih rendah dibanding angka global. "Artinya kasus aktif di negara kita, Indonesia, lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia," jelas Jokowi.

Namun Jokowi memberi catatan pada angka kematian yang masih ada di angka 2,71 persen. Capaian ini perlu diperbaiki karena rata-rata kematian di seluruh dunia ada di angka yang lebih rendah yakni 2,22 persen.

Jokowi kembali mengapresiasi positivity rate yang membaik belakangan ini. Pada 31 Januari angkanya masih 36,16 persen, namun pada 2 Maret terpantau turun menjadi 18,6 persen.



Simak Video "Apa Arti Kode B117 pada Varian Corona Inggris yang Masuk ke RI?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Corona B117 Masuk RI