Jumat, 05 Mar 2021 16:40 WIB

3 Bulan Vaksinasi Corona, Wamenkes Sebut Tak Ada KIPI Berat

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ratusan pedagang di Pasar Baltos, Kota Bandung, menjalani vaksinasi COVID-19 tahap 2 termin 1. Para pedagang ikut divaksinasi karena dinilai rentan terpapar COVID-19. Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Wisma Putra)
Jakarta -

Vaksinasi Corona di Indonesia sudah berlangsung kurang lebih 3 bulan sejak pertama kali dilaksanakan pada 13 Januari 2021 lalu. Wakil Menteri Kesehatan RI dr Dante Saksono Harbuwono, mengatakan sejauh ini belum ada Kejadian Pasca Imunsasi (KIPI) berat yang terlaporkan.

"Mengenai KIPI, sejauh ini belum ada KIPI yang berat. KIPI memang ada, angkanya 4,2 per 1 juta vaksinasi. Jadi sangat rendah sekali," ujarnya saat ditemui detikcom di Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Jakarta Selatan, Jumat (5/3/2021).

Wamenkes juga mengatakan KIPI yang dialami peserta vaksinasi cenderung ringan seperti gatal-gatal, mengantuk, mual, pasca vaksinasi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa vaksin Corona yang digunakan di Indonesia masih cukup efektif dalam menangkal varian baru, termasuk B117. Belum ada bukti bahwa varian baru resisten terhadap vaksin Corona.

"Vaksin ini masih tetap bisa digunakan, tidak ada sangkut pautnya keampuhan vaksin (dengan varian B117)," pungkasnya.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)