Senin, 08 Mar 2021 06:01 WIB

Ingat! Tak Bisa Dadakan, Vaksinasi COVID-19 Harus Daftar Dulu

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Para pekerja hotel dan restoran di Kota Yogyakarta mengikuti vaksinasi COVID-19 yang berlangsung di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Rabu (3/3/2021). Vaksin COVID-19 (Foto: PIUS ERLANGGA)
Yogyakarta -

Antusiasme warga untuk menerima vaksin COVID-19 tak diimbangi sosialisasi yang cukup. Akibatnya banyak yang datang dadakan tanpa mendaftar terlebih dahulu, sehingga tidak bia dilayani.

Ini terjadi juga di Yogyakarta. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah merampungkan vaksinasi massal tahap 2 yang digelar mulai tanggal 1-6 Maret. Dalam kegiatan tersebut tercatat baru 85 persen yang menjalani vaksinasi.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, bahwa selama 6 hari vaksinasi massal menyasar pelaku usaha pariwisata, Malioboro dan pedagang pasar Beringharjo. Selama 6 hari itu pihaknya menargetkan sekitar 19 ribu orang.

"Total ter-register 19.200 orang, yang datang 17.240 atau 89.79% orang dan yang divaksinasi 16.364 orang atau 85.18%," katanya melalui keterangan tertulis bagu wartawan, Minggu (7/3/2021).

"Itu adalah hasil vaksinasi untuk titik layanan di Benteng Vredeburg, pasar Beringharjo dan tempat Parkir Abu Bakar Ali selama 1-6 Maret 2021," lanjut Heroe.

Menurutnya, mereka yang belum datang awal-awalnya ada rasa takut dan adanya info hoax tentang keamanan vaksin. Tapi beberapa kemudian sadar dan segera ikut antre.

"Tapi karena tidak pada jam layanan sesuai undangan, maka dialihkan dan dijadwalkan ulang," ucapnya.

Datang dadakan

Namun, saat ini antusiasme masyarakat untuk ikut vaksinasi sangat tinggi. Terlihat dari mulai banyaknya yang datang, meskipun belum mendaftar.

"Dikiranya bisa langsung ikut vaksinasi. Padahal akan harus mendaftar dahulu di Pusdatin. Setelah itu bisa melihat tempat layanan dan jadwal layanan bisa dilihat di corona.jogjakota.go.id," katanya.

Selanjutnya bagi yang belum melakukan vaksinasi akan dilayanani melalui Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat, mulai Senin besok. Semua itu agar layanan bisa lancar dan tidak terjadi antrian dan kerumunan.

"Catatannya adalah mereka yang sudah dapat undangan dari Dinkes Kota Yogyakarta, dengan membawa KTP atau kartu identitas pedagang. Yang belum dapat undangan, diharap sabar menunggu undangannya, biar tidak ada antrian panjang dan terjadi kerumunan," ucapnya.

Selain itu, mulai Senin besok (7/3/2021) Pemkot Yogyakarta juga melanjutkan program vaksinasi dengan sasaran lansia. Saat ini lansia yang sudah mendaftar sebanyak 12.000, dari 46.000 lansia yg ada di Kota Yogyakarta.

"Para lansia akan dilayani di 10 rumah sakit dan 2 RSKIA, dengan kuota 100 orang per RS per hari, dan 50 orang/hari/RSKIA. Diharapkan dalam waktu 10 hari yang sudah terdaftar akan bisa diselesaikan," ujar Heroe.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)