Senin, 08 Mar 2021 19:00 WIB

Kiriman dari COVAX, Vaksin Corona AstraZeneca Asal Inggris Tiba di Indonesia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Since year 2020, a few countries have started their Covid-19 vaccination medical experiments and programs with the hope to combat the pandemic and bring it to the end. Vaccines are created and often with purpose to bring down the death toll of infectious diseases. 

In less than a year, several successful vaccines have already been announced and were approved for use in some countries. Eventually a very large share of the world population needs to receive a COVID-19 vaccine and together we will win the Covid-19 battle.

Coronavirus 2019-nCoV and Illness Prevention, Healthcare and Medicine, Vaccination, Immunization & Treatment Concepts. Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Foto: Getty Images/iStockphoto/goc)
Jakarta -

Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca tiba sore ini di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Kedatangan vaksin asal Inggris ini merupakan skema kerja sama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX Facility.

"Hari ini Indonesia menerima pengiriman pertama 1.113.600 vaksin jadi dengan total berat 4,1 ton yang terdiri dari 11.136 karton," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Senin (8/3/2021).

Menurut Menlu Retno, pengiriman kali ini merupakan bagian awal dari batch pertama yang totalnya 11.704.800 vaksin jadi. Pengiriman untuk batch pertama akan dilakukan secara bertahap hingga Mei 2021.

Vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca bekerja sama dengan Oxford University mendapatkan emergency use listing (EUL) dari organisasi kesehatan dunia WHO pada Februari 2021. Dalam uji klinis, vaksin ini dinyatakan aman untuk diberikan pada lansia.

Efektivitas berdasarkan analisis interim uji klinis mencapai 70,4 persen. Salah satu kelebihan vaksin AstraZeneca yang mengusung platform vektor adenovirus ini adalah penyimpanan yang lebih fleksibel karena bertahan pada suhu lemari pendingin pada umumnya yakni 2-7 derajat celcius.



Simak Video "Eropa Tegaskan AstraZeneca Aman dengan Catatan Berikut Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)