Senin, 08 Mar 2021 22:19 WIB

Round Up

FK-KMK UGM Mundur dari Vaksin Nusantara dr Terawan, Ada Apa?

Tim detikHealth - detikHealth
vaksin nusantara Riset vaksin Nusantara (Foto: Angling/detikHealth)
Jakarta -

Kabar mengejutkan datang dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM). Tim risetnya mengajukan pengunduran diri dari uji klinis vaksin nusantara.

Informasi tentang pengunduran diri ini disampaikan oleh Wakil Dekan FK-KMK UGM Bidang Penelitian dan Pengembangan, dr Yodi Mahendradhata. Menurutnya, para peneliti FK-KMK UGM selama ini merasa tidak dilibatkan dalam proses uji klinis maupun penyusunan protokolnya.

"Belum ada keterlibatan sama sekali. Kita baru tahu saat itu muncul di media massa bahwa itu dikembangkan di Semarang kemudian disebutkan dalam pengembangannya melibatkan tim dari UGM," katanya melalui keterangan tertulis dari Humas UGM, Senin (8/3/2021).

Menurut dr Yodi, awalnya sejumlah peneliti UGM memang sempat berkomunikasi tentang pengembangan vaksin di bawah Kementerian Kesehatan. Namun komunikasi informal ini hanya sebatas kesediaan untuk mendukung penelitian yang akan dilakukan.

Tanpa komunikasi lebih lanjut, terbit Surat Keputusan Nomor HK 01.07/MENKES/11176/2020 dari Kementerian Kesehatan yang menyebut keterlibatan mereka di uji klinis vaksin nusantara.

"Waktu itu belum ada detail ini vaksinnya seperti apa, namanya saja kita tidak tahu. Hanya waktu itu diminta untuk membantu, ya kami di UGM jika ada permintaan dari pemerintah seperti itu kami berinisiatif untuk membantu," ucapnya.

Vaksin nusantara merupakan sebuah proyek penelitian vaksin COVID-19 berbasis sel dendritik. Diperkenalkan sebagai vaksin Joglosemar di awal-awal kemunculannya di penghujung 2020, vaksin ini turut digagas oleh Menteri Kesehatan kala itu, Terawan Agus Putranto.

Selengkapnya tentang pengunduran diri tim FK-KMK UGM bisa disimak DI SINI.



Simak Video "Awal Mula Vaksin Nusantara Besutan Dr Terawan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)