Selasa, 09 Mar 2021 09:01 WIB

Penting! 3 Cara Pilih Masker yang Tepat untuk Olahraga

Yuviniar Ekawati - detikHealth
Young personal trainer Ilustrasi olaraga memakai masker. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Beberapa orang mungkin merasa tak nyaman saat memakai masker ketika berolahraga. Banyak yang memilih menghindari kerumunan agar bebas berolahraga tanpa masker dan aman dari Corona.

Namun, ada beberapa masker yang sebenarnya tetap nyaman digunakan saat olahraga. Seperti apa jenis masker yang disarankan?

Berikut ini cara memilih masker yang tepat digunakan saat berolahraga, dikutip dari Prevention.

1. Masker yang pas dengan wajah

Memilih ukuran masker yang sesuai dengan wajah dapat menambah kenyaman penggunanya. Selain itu, menggunakan masker yang longgar juga dapat berisiko tertular dan menularkan virus Corona.

Pengguna masker harus memastikan masker yang digunakan pas di sekitar dagu, hidung, dan pipi. Walaupun penggunaannya pas tetapi masker yang digunakan tetap harus memberikan ruang untuk bernapas.

2. Masker kain dengan bahan kapas dan kain sutra

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan untuk masyarakat memilih masker wajah setidaknya dua lapis. Untuk kain masker kain tidak diperbolehkan menggunakan bahan kulit, vinil, atau denim.

Untuk menjaga efektivitas penggunaan masker dalam menangkal virus dan menghindari droplet atau tetesan air liur. Tapi, tanpa mengesampingkan kenyamanan saat berolahraga CDC menawarkan penggunaan bahan kapas, kain sutra, dan polipropilen.

Selain itu, masker dengan bahan spandex juga terbukti efektif, dengan catatan tidak melupakan untuk merangkap masker atau memberikan lapisan kedua masker.

3. Tidak menggunakan masker berkatup

Banyak masker di pasaran yang memiliki katup atau ventilasi, CDC tidak merekomendasikan jenis masker ini. Masker jenis ini dapat membuat penggunanya menyebarkan virus Corona lewat droplet yang keluar dari katup-katup yang ada.

CDC memperingatkan masker jenis ini mungkin dapat menyaring udara masuk, tetapi tidak menyaring udara keluar sehingga penggunanya berisiko menularkan virus kepada orang di sekitarnya. Terlebih jika penggunanya berolahraga di tempat umum.



Simak Video "Penggunaan Tali Masker Tak Disarankan, Ini Risikonya!"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)