Selasa, 09 Mar 2021 10:48 WIB

Jubir Vaksin IDI Jelaskan Kapan Vaksin Harus Ganti saat Corona Terus Bermutasi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Vaksinasi massal untuk pekerja sektor transportasi digelar di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. 1.000 orang ditargetkan mengikuti vaksin COVID-19 ini. Vaksin COVID-19. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Saat ini, varian baru virus Corona mulai masuk ke Indonesia, yaitu Corona B117. Varian yang pertama kali teridentifikasi di Inggris ini diketahui lebih menular dari varian virus Corona sebelumnya.

Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan, apakah vaksin COVID-19 yang ada masih efektif?

Menanggapi hal ini, juru bicara Vaksin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sekaligus ahli alergi dan imunologi Prof Dr dr Iris Rengganis, SpPD-KAI, mengatakan sampai saat ini varian B117 belum terbukti bisa mempengaruhi efektivitas vaksin. Artinya, vaksin COVID-19 masih bisa bekerja dengan baik.

"Varian B117 dari Inggris ini awalnya masuk Singapura, lalu ke Indonesia dan dikenal cepat penularannya. Kalau menular jadi lebih cepat. Nah, vaksin COVID-19 sekarang masih bisa efektif," jelas Prof Iris dalam diskusi Kupas Tuntas Nutrisi dan Vaksin COVID-19 untuk Lansia, beberapa waktu lalu.

"Artinya, bisa memakai vaksin COVID-19 sekarang. Yang namanya mutasi virus SARS-CoV RNA itu demi mempertahankan hidup si virus," lanjutnya.

Namun, jika mutasi virus Corona sudah terjadi secara besar-besaran, efektivitas vaksin mungkin akan berkurang.

"Apabila mutasi virus Corona sudah besar-besaran, tentu efektivitas vaksin COVID-19 tidak berguna lagi," ujarnya.

Meski begitu, Prof Iris menekankan ini perlu terus diteliti jika memang vaksin yang ada saat ini harus diganti, seperti vaksin influenza. Vaksin tersebut nantinya akan disesuaikan dengan strain virus Corona yang beredar.

"Vaksin influenza setiap tahun ganti, karena virusnya sebagian besar terus bermutasi. Jadi, vaksinnya nanti disesuaikan dengan strain virus SARS-CoV-2 yang beredar," pungkasnya.



Simak Video "Kapan Vaksin COVID-19 Harus Diganti?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)