Selasa, 09 Mar 2021 13:33 WIB

Doni Monardo Geram Masih Ada 17 Persen Warga yang Tak Percaya Corona

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Doni Monardo Foto: Doni Monardo (Dok. BNPB)
Jakarta -

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyebut ada 17 persen masyarakat Indonesia yang masih tak percaya virus Corona COVID-19. Padahal sudah banyak korban jiwa akibat penyakit ini.

"Orang tidak percaya COVID, masih ada yang mengatakan 17 persen warga negara kita tidak percaya COVID. Ini katanya rekayasa, ini katanya konspirasi," kata Doni dalam konferensi pers BNPB, Selasa (9/3/2021).

"Padahal kenyataannya yang meninggal secara global sudah lebih dari 2 juta orang. Di negara kita sudah sudah 37 ribu orang saudara-saudara kita yang wafat," tambahnya.

Doni Monardo pun merasa geram dan mempertanyakan apa alasan mereka yang masih tidak mempercayai COVID-19.

"Apa lagi alasannya untuk tidak percaya dengan COVID ini? Saya kebetulan salah satu penyintas. Saya bisa merasakan betapa ganasnya COVID ini," ujarnya.

Menurut Doni, apabila kita tidak berhati-hati dan secara tak sengaja menularkan virus Corona ke kelompok rentan, seperti lansia dan orang yang memiliki komorbid, itu bisa berbahaya bagi kesehatan mereka.

Doni mengatakan 85 persen orang yang meninggal akibat COVID-19 adalah mereka yang memiliki penyakit komorbid dan berusia di atas 47 tahun.

"Jadi kalau kita memahami bagaimana ancaman COVID, kemudian kelompok yang relatif muda ini bisa memisahkan diri dan tidak sering berhubungan dengan kelompok rentan, mereka terpapar COVID jadi OTG pada akhirnya akan pulih," ucap Doni.

"Tapi, begitu menyerang mereka yang lansia dan punya komorbid, risikonya sangat fatal, apalagi jika terlambat dibawa ke rumah sakit," tuturnya.



Simak Video "Doni Monardo Paparkan Strategi Pengungsian di Tengah Badai Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/fds)