Minggu, 14 Mar 2021 13:35 WIB

Penting! Ini Kata Dokter Soal Pentingnya Sunscreen Meski dalam Ruangan

Vidya Pinandhita - detikHealth
Suntan lotion. Woman applying sunscreen solar cream on face. Beautiful happy cute girl puts suntan cream from plastic container bottle on her nose and cheecks. Skincare concept. Female in straw hat and bikini on beach. Penjelasan dokter tentang pentingnya menggunakan sunscreen meski dalam ruangan. (Foto: iStock)
Jakarta -

Sinar matahari rupanya jadi pemicu terbesar kondisi kulit tidak sehat. Baik untuk aktivitas di luar atau dalam rumah, sunscreen wajib digunakan sebagai langkah pertama untuk kesehatan kulit.

Dokter spesialis kulit kulit dr Arthur S. Simon, Sp.KK alias pencetus Instagram @dokterkulitkucom menjelaskan, 80 persen kondisi kulit kusam sebenarnya disebabkan paparan matahari ketika seseorang berusia 17 tahun ke bawah.

Maka itu, penggunaan sunscreen yang terlambat di usia 18 tahun ke atas, meski rutin digunakan hanya bisa 'menyelamatkan' 20 persen kondisi kulit.

"Kulit yang sehat dan berbinar lebih mudah dicapai kalau kulit sudah dijaga sejak dini, dari kecil. Sinar matahari punya beragam efek jelek bagi kulit. Dia meningkatkan produksi pigmen, membuat flek. Dia menghancurkan pondasi kulit sehingga menyebabkan kulit kendur atau peyot," terangnya pada detikcom dalam program e-Life, Jumat (12/3/2021).

Bahkan ia menyebut, penggunaan sunscreen seharusnya dilakukan sejak anak berusia 2 tahun. Atau setidaknya, perlindungan dari paparan sinar matahari perlu dilakukan untuk kesehatan kulit jangka panjang, seperti dengan menggunakan topi, payung, dan lain-lain.

"(Penggunaan sunscreen sejak anak-anak) aman, memang seharusnya begitu," imbuhnya.

Seringkali, rutinitas Work from Home membuat orang meremehkan pentingnya penggunaan sunscreen.

Dr Arthur menjelaskan, kulit wajah tetap memerlukan perlindungan dari sinar matahari meski aktivitas hanya dilakukan dalam ruangan. Begitu pun ketika langit mendung, paparan sinar matahari yang terhalang sebenarnya tetap membahayakan kulit.

"Kalau kamu tinggal dalam goa yang benar-benar gelap nggak kena sinar matahari, ya nggak apa-apa sih. Tapi selama masih dalam ruangan itu terang atau ada jendela, ya kamu masih tetap bisa mendapat efek jelek matahari. Itu bisa dilindungi dengan penggunaan sunscreen," jelasnya.



Simak Video "Kemenkes Bangun Medical Tourism untuk Selamatkan Devisa Rp 100 T"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)