Kamis, 18 Mar 2021 06:41 WIB

Round Up

Vaksinasi COVID-19 di Bulan Puasa, Batal Nggak Sih?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ratusan pedagang di Pasar Baltos, Kota Bandung, menjalani vaksinasi COVID-19 tahap 2 termin 1. Para pedagang ikut divaksinasi karena dinilai rentan terpapar COVID-19. Foto: Wisma Putra

8. Bagi yang sedang mendapat terapi kanker, diwajibkan membawa surat keterangan layak divaksinasi dari dokter yang merawat.

9. Bagi penderita gangguan pembekuan darah, defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi, vaksinasi harus ditunda. Vaksin COVID-19 bisa diberikan setelah melakukan konsultasi pada dokter yang merawat.

10. Bagi penderita penyakit autoimun sistemik, vaksinasi harus ditunda dan harus dikonsultasikan pada dokter yang merawat.

11. Bagi pengidap penyakit epilepsi atau ayan, vaksinasi COVID-19 bisa dilakukan jika dalam keadaan terkontrol.

12. Untuk para penderita HIV/AIDS yang minum obat secara teratur, vaksinasi bisa dilakukan.

13. Untuk orang yang menerima vaksinasi lain selain COVID-19, vaksinasi harus ditunda sampai satu bulan setelah vaksinasi sebelumnya.

14. Khusus untuk kelompok lansia lebih dari 60 tahun, ada 5 kriteria yang menentukan layak divaksinasi, yaitu:

- Apa mengalami kesulitan saat naik 10 anak tangga?

- Apa sering mengalami kelelahan?

- Memiliki paling sedikit 5 dari 11 penyakit, misalnya diabetes, kanker, paru kronis, serangan jantung, nyeri dada, nyeri sendi, gagal jantung kongensif, stroke, penyakit ginjal, hipertensi, asma. Jika hanya memiliki 4 di antaranya, masih tidak bisa divaksinasi COVID-19.

- Mengalami kesulitan berjalan, kira-kira 100-200 meter.

- Adanya penurunan badan yang signifikan dalam satu tahun terakhir.

NB: Untuk lansia, jika dari pertanyaan tersebut ada 3 atau lebih dialami, maka vaksin tidak diberikan. Tetapi, jika hanya ada dua yang dialami, vaksin bisa diterima.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Selama Ramadhan, Jam Operasional Pos Vaksinasi akan Dikurangi"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/up)