Jumat, 19 Mar 2021 10:30 WIB

28 Kriteria Terbaru Layak Divaksin Corona, Termasuk Alergi Obat-Makanan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Vaksinasi COVID-19 tahap kedua untuk atlet dilakukan di Rumah Sakit Olahraga Nasional, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (12/3). Vaksinasi untuk atlet dan pelatih ini dilakukan secara bertahap. Daftar 28 kriteria terbaru yang layak divaksin Corona menurut PAPDI. (Foto: DEDY ISTANTO)
Jakarta -

Tak hanya pada tenaga kesehatan, vaksinasi COVID-19 sudah dilakukan ke sejumlah petugas layanan publik hingga lansia. Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengeluarkan rekomendasi baru yang layak dan tidak layak divaksin.

Pada rekomendasi sebelumnya, seseorang yang memiliki reaksi alergi obat dan makanan belum tercantum pada daftar penerima vaksin Corona yang layak. Kini, yang memiliki riwayat alergi tersebut diperbolehkan menerima vaksin Corona, salah satu pertimbangan PAPDI untuk mempercepat herd immunity.

"Upaya untuk mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok) pada populasi Indonesia untuk memutus transmisi COVID-19 sehingga diperlukan cakupan vaksinasi yang luas," beber PAPDI dalam rilis yang diterima detikcom Jumat (19/3/2021).

Termasuk penyakit autoimun dan reaksi alergi anafilaksis, berikut rekomendasi terbaru PAPDI yang layak menerima vaksin Corona.

1. Penyakit autoimun

Individu dengan penyakit autoimun layak untuk mendapatkan vaksinasi jika penyakitnya sudah dinyatakan stabil sesuai rekomendasi dokter yang merawat.

2. Reaksi anafilaksis (bukan akibat vaksinasi COVID-19)

Jika tidak terdapat bukti reaksi anafilaksis terhadap vaksin COVID-19 ataupun komponen yang ada di dalam vaksin, maka vaksinasi tetap bisa dilakukan, dengan pengamatan ketat dan persiapan penanggulangan reaksi alergi berat.

3. Alergi obat

Pasien yang memiliki riwayat alergi antibiotik,neomycin, polimiksin, streptomisin, dan gentamisin agar menjadi perhatian terutama pada vaksin yang mengandung komponen tersebut. Namun, vaksin COVID-19 tidak mengandung komponen tersebut layak dapat diberikan vaksinasi COVID-19.

4. Alergi makanan

PAPDI memperbolehkan orang yang memiliki riwayat alergi makanan untuk divaksin COVID-19. Menurut mereka, alergi makanan tidak menjadi kontraindikasi dilakukan vaksinasi COVID-19.

5. Asma

Begitu pula dengan asma, asma yang terkontrol tetap bisa divaksin Corona, menurut PAPDI.

6. Rinitis alergi

Rinitis tidak menjadi kontraindikasi untuk dilakukan vaksinasi COVID-19.

7. Urtikaria

"Jika tidak terdapat bukti timbulnya urtikaria akibat vaksinasi COVID-19, maka vaksin layak diberikan," jelas PAPDI.

Namun, jika terbukti ada kaitan dengan pemberian vaksinasi COVID-19, baiknya antihistamin dianjurkan sebelum dilakukan vaksinasi.

8. Dermatitis atopik

Dermatitis atopik tidak menjadi kontraindikasi untuk vaksinasi COVID-19.

9. HIV

Pasien HIV juga diperbolehkan menerima vaksinasi COVID-19 asalkan memiliki kondisi klinis yang baik dan meminum obat secara teratur.

10. Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Menurut PAPDI, pasien yang mengidap PPOK tetap boleh menerima vaksin Corona selama kondisinya terkontrol.

Simak kriteria lain yang boleh divaksin Corona di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Menkes Minta 41 Juta Dosis Vaksin di Daerah Segera Disuntikkan"
[Gambas:Video 20detik]