Minggu, 21 Mar 2021 06:25 WIB

Masih Ada Lho yang Tak Percaya Vaksin Corona, Siapa Saja Sih?

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang. Vaksin COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)

Sedangkan hasil survei kepercayaan terhadap penyampaian informasi COVID-19 oleh sejumlah pihak, untuk DKI Jakarta ada 91,8 persen percaya informasi petugas kesehatan, dan di DIY 92 persen.

"Untuk yang percaya informasi dari pemerintah pusat di DKI ada 85,5 persen dan yang tidak percaya 14,5persen. Sama dengan DIY, hasil survei ada 87persen percaya informasi dari Pusat dan 12 persen tidak mempercayainya," ujarnya.

Oleh karena itu, ini tantangan untuk pemerintah dalam meningkatkan terus kepercayaan masyarakat atas informasi tentang COVID-19. Semua itu agar masyarakat tidak lebih percaya pada hoaks dan intruksi pemerintah lebih dipatuhi.

"Nah, Pemerintah dapat memaksimalkan media digital untuk mengedukasi masyarakat, dan berharap pemerintah menyiapkan sumber-sumber yang tidak hanya pasif. Karena banyak variasi media yang banyak dijadikan rujukan dan kita dorong Kominfo (RI) untuk punya layanan yang proaktif," katanya.

Seperti halnya menyediakan layanan informasi melalui SMS, pasalnya tidak semua masyarakat bisa mengakses smartphone. Selain itu bisa merujuk pada orang atau tokoh yang dipercaya untuk bisa memberikan informasi yang valid kepada masyarakat.

"Jadi tantangan kita bagaimana masyarakat dapat mengakses informasi yang benar. Dengan akses informasi yang baik dan benar akan memberikan pengambilan dan sikap yang benar. Menurut saya warga DIY secara kolektif cerdas, mudah-mudahan DIY terus menjadi warga yang terinformasi menjadi baik dan benar," ujarnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "6 Vaksin Corona yang Sudah Kantongi Restu dari WHO"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)