Minggu, 21 Mar 2021 15:44 WIB

7 Kasus Fatal Gangguan Saraf-Jantung yang Diviralkan Efek Kecanduan Game

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi main game mobile Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Shutterstock)

3. Buta mendadak

Masih dari 2019, semaja asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, viral di media sosia, juga dikaitkan dengan kecanduan gadget. Disebutkan, ia mengalmai kebutaan karena kecanduan game online.

Remaja tersebut mengaku dalam sehari bisa bermain game sampai lima jam.

Namun dokter spesialis mata dr Zeiras Eka Djamal, SpM, dari Jakarta Eye Center (JEC) Cinere meragukan klaim tersebut. Menurutnya, kecanduan main game tidak bisa menyebabkan kebutaan mendadak.

Selengkapnya baca DI SINI.

4. Keracunan detergen

Seorang pria di India tak sengaja meminum detergen karena terlalu fokus bermain game di dalam kereta. Pria bernama Saurabh Yadav (20) sedang melakukan perjalanan dengan temannya.

Dikutip dari laman World of Buzz, menurut Oriental Daily, dengan mata yang masih terpaku pada layar ponsel, Yadav mengambil ke dalam tas temannya dan mengeluarkan sebotol minuman. Dia membuka botol itu tanpa melihat label dan langsung meminumnya. Ia berpikir bahwa itu adalah air atau minuman yang beraroma.

Selengkapnya baca DI SINI.

5. Pecah pembuluh darah otak

September 2019, seorang remaja meninggal dan disebut-sebut akibat keseringan bermain game online. Penggunaan headset disebut-sebut menjadi pemicu pecahnya pembuluh darah di otak. Akibat kejadian tersebut, banyak yang mengaitkan antara penggunaan headset dan pecah pembuluh darah.

Dokter spesialis saraf dari RS Pondok Indah, dr Rubiana Nurhayati, SpS, menyanggah spekulasi yang mengaitkan pemakaian headset saat main game dengan risiko stroke. Namun bagi yang punya riwayat epilepsi, main game bisa jadi trigger atau pemicu kekambuhan.

Selengkapnya baca DI SINI.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Kasus Gangguan Kesehatan yang Diviralkan Efek Kecanduan Game"
[Gambas:Video 20detik]