Rabu, 31 Mar 2021 13:05 WIB

Zaskia Sungkar Lahiran, Ini Kondisi yang Mengharuskan Bumil Pilih Caesar

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Zaskia Sungkar saat ditemui di kawasan Cipete. Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti Zaskia Sungkar dan Irwansyah. Zaskia Sungkar melahirkan buah hati pertamanya dengan operasi Caesar.

Melahirkan baik secara vaginal atau caesar tentu sama-sama baik bagi ibu dan janin. Dalam beberapa kondisi, caesar dipertimbangkan lebih baik untuk kesehatan ibu dan janin.

Zaskia Sungkar dalam vlog pribadinya sempat bercerita ingin melahirkan dengan metode vaginal, namun karena kondisi kepala bayinya yang belum dekat dengan jalan lahir padahal kehamilannya sudah memasuki waktu 39 minggu, maka ia memutuskan untuk menjalani metode lahiran caesar.

"Ini lagi kontraksi terus, akhirnya kita mutusin ke dokter saja hari ini. Cuma sampai kemarin, ini kan udah masuk minggu 39, nah sampai kemarin itu belum ada kemajuan, kepala baby-nya ketemu jalan lahirnya. Jadi masih agak ke atas," ungkap Zaskia Sungkar, dikutip dari YouTube The Sungkars.

Kepada detikcom, spesialis kandungan Prof Dr dr Budi Iman Santoso, SpOG(K) membeberkan beberapa kondisi biasanya menjadi pertimbangan hingga memilih caesar.

Calon bayi

1. Kelainan posisi

Bayi yang posisinya sungsang atau melintang agak sulit untuk bisa dilahirkan dengan normal atau per vagina. Pilihannya adalah melahirkan dengan membuka lapisan perut ibu hamil hingga bayi lahir.

2. Bayi diperkirakan besar

Ibu yang hendak melahirkan bayi dengan berat badan besar bisa mempertimbangkan caesar. Menurut dr Budi, bahu pada bayi dengan bobot lebih dari 3,5 hingga 4 kilogram dikhawatirkan tidak bisa melewati jalan lahir jika bersalin per vagina.

3. Gawat janin

Gawat janin bisa terjadi sebelum atau selama proses persalinan yang ditandai gerakan janin makin lambat, perubahan warna ketuban, atau detak jantung pada bayi yang dipantau dokter. Kondisi ini ditandai hipoksia atau pada saat janin tidak mendapat cukup pasokan oksigen.

Kondisi ibu

1. Punya riwayat sakit jantung

Proses persalinan normal yang memerlukan kontraksi dikhawatirkan mengganggu kesehatan ibu dengan riwayat penyakit jantung. Jika punya riwayat sakit jantung, ibu bisa memilih operasi caesar untuk menjaga kesehatan dan kemampuannya merawat anak usai bersalin.

2. Riwayat infertilitas

Ibu yang punya riwayat tidak subur bisa mempertimbangkan proses bersalin dengan caesar. Kondisi lain adalah pada ibu dengan otot pinggul lemah, yang dikhawatirkan mengalami turun rahim jika bersalin normal.

3. Pinggul kecil

Dokter biasanya menyarankan ibu memilih operasi caesar bila ukuran pinggul terlalu kecil. Menurut dr Budi, dengan ukuran pinggul normal biasanya ibu bisa melahirkan bayi hingga bobot 3-3,5 kilogram. Bayi dengan bobot ini biasanya memiliki lingkar kepala 36 sentimeter.



Simak Video "Dokter Ungkap Alasan Zaskia Sungkar Melahirkan Secara Sesar"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)