Selasa, 06 Apr 2021 07:00 WIB

Mutasi E484K 'Eek' Ada di Sejumlah Negara, Ini 5 di Antaranya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Topik Hangat Varian 'Eek' COVID-19

Inggris

Selanjutnya, mutasi 'Eek' ini ditemukan pada varian baru Corona Inggris atau varian Kent B117. Pertama kali teridentifikasi pada 11 kasus varian B117 di sekitar wilayah Bristol dan 40 kasus virus SARS-CoV-2 asli di Liverpool.

Mutasi ini teridentifikasi untuk kedua kalinya pada 16 kasus baru di Inggris. Saat ini, pihak PHE juga tengah mengawasi dan mengidentifikasi mutasi tersebut sebagai variant under investigation (VUI).

Malaysia

Beberapa waktu lalu, otoritas Malaysia juga mendeteksi adanya dua kasus infeksi varian baru Corona yang dikenal dengan B1525. Setelah dianalisis, varian ini menunjukkan adanya mutasi E484K.

Menurut Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah, virus Corona varian B1525 yang mengandung mutasi E484K ini terdeteksi pada dua orang yang melakukan perjalanan dari Dubai, Uni Emirat Arab.

"Mutasi protein spike E484K sangat memprihatinkan karena mutasi ini dilaporkan mampu melawan sistem kekebalan tubuh," jelas Noor Hisham yang dikutip dari Reuters.

Jepang

Bulan lalu sekitar 70 persen pasien Corona di Jepang teridentifikasi membawa mutasi 'Eek'. Mutasi ini ditemukan pada 10 dari 14 orang pasien yang positif COVID-19 di Tokyo Medical and Dental University selama Maret 2021.

Dikutip dari Reuters, para pasien diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Mereka juga tidak memiliki kontak dekat dengan orang yang bepergian.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Jepang Temukan Mutasi Virus Corona Baru Bernama 'Eek'"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/up)
Topik Hangat Varian 'Eek' COVID-19