Rabu, 07 Apr 2021 14:43 WIB

Picu Cedera Testis Serius pada Seorang Transgender, Apa Itu Tucking?

vyp - detikHealth
Transgender man in female shoes and pantyhose stroking leg, admiring femininity Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion
Jakarta -

Seorang wanita transgender berusia 24 tahun di Filipina terpaksa menjalani operasi pengangkatan testis yang rusak. Penyebabnya adalah kebiasaan 'tucking' alias melipat penis untuk menyembunyikan alat kelamin yang dilakukannya bertahun-tahun.

Kok bisa? Apa itu sebenarnya 'tucking'?

Sebenarnya 'tucking' adalah metode yang sudah banyak digunakan oleh kaum transpuan, termasuk untuk estetika dan penampilan. Bahkan pada beberapa orang, metode ini berfungsi menambah kenyamanan dan kepercayaan diri.

Penis disembunyikan dengan cara menyelipkan penis dan skrotum di bagian atas selangkangan. Atau metode lainnya, testis didorong masuk ke saluran inguinalis, alias saluran tempat testis sebelum lahir. Beberapa orang biasa mengandalkan bantuan tali atau pakaian dalam khusus.

Pada beberapa kondisi tucking memang terasa tidak nyaman, namun tidak seharusnya menimbulkan rasa sakit. Sedangkan pada kasus wanita transgender asal Filipina, ia rupanya sudah berusaha mengabaikan sakit tersebut selama bertahun-tahun.

Bahkan menurut pemeriksaan dokter, sakit akibat tucking tersebut sudah berlangsung selama 6 tahun. Dokter menemukan testis pasiennya sudah bengkak, memerah, rusak, dan 'mati' akibat tersumbatnya aliran darah sehingga harus segera dibuang.

Dikutip dari Very Well Health, penanganan medis harus segera dilakukan jika timbul rasa sakit akibat tucking. Ketika saluran testis terpelintir, tucking bisa memicu testicular torsion yang mengganggu aliran darah ke area genital, menyebabkan cedera, hingga sederet masalah komplikasi lainnya.

Beruntungnya pada pada kasus wanita transgender asal Filipina, tak ada masalah komplikasi pasca operasi pengangkatan testis.

Meski belum ada riset khusus perihal efek tucking terhadap kesehatan, tucking wajib dilakukan dengan hati-hati karena ada risiko cedera penis.



Simak Video "Tingkat Kepatuhan Prokes Warga Ciamis Diklaim Makin Meningkat"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)