Kamis, 08 Apr 2021 11:47 WIB

Gejala Hipersomnia, Kondisi yang Diidap Echa 'Putri Tidur' di Kalsel

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Gadis di Kalsel sudah tertidur selama sepekan. Gadis yang akrab disapa Echa ini sempat tertidur selama 13 hari pada 2017 lalu. (dok Istimewa) Gadis di Kalsel sudah tertidur selama sepekan. Gadis yang akrab disapa Echa ini sempat tertidur selama 13 hari pada 2017 lalu. (dok Istimewa)
Topik Hangat Sindrom Putri Tidur
Jakarta -

Siti Raisa Miranda alias Echa menjadi perbincangan lagi karena kondisi yang membuat dirinya bisa tidur selama berhari-hari. Kondisinya ini dikaitkan dengan sindrom langka, sindrom Kleine-Levin, yang merupakan penyakit hipersomnia periodik yang bisa membuat pengidapnya tidur dalam waktu lama.

Gadis 17 tahun asal Banjarmasin Kalimantan Selatan ini sudah 13 hari terbaring di tempat tidur. Ia sempat dirawat di RSUD Dr Ansari Saleh, namun dibawa pulang karena hasil pemeriksaan menunjukkan kondisinya 'normal-normal saja'.

Ini bukan kali pertama Echa jadi perbincangan terkait kondisinya tersebut. Pada 2017, Echa juga sempat viral dikaitkan dengan Kleine-Levin Syndrome atau sindrom putri tidur. Sindrom ini ditandai dengan hipersomnia sebagai gejala utama.

Hipersomnia sendiri adalah kondisi yang membuat seseorang merasakan mengantuk yang berlebihan di siang hari. Kondisi ini masih bisa terjadi meski penderitanya sudah tidur dalam waktu yang lama.

Apa penyebabnya?

Dikutip dari Healthline, penyebab dari hipersomnia tergantung pada jenisnya, yaitu hipersomnia primer dan sekunder.

Hipersomnia primer diduga disebabkan adanya masalah pada sistem otak yang mengontrol fungsi tidur dan bangun seseorang. Sementara hipersomnia sekunder bisa disebabkan karena kondisi yang menyebabkan kelelahan atau kurang tidur.

Misalnya seperti sleep apnea yang bisa menyebabkan hipersomnia karena kesulitan bernapas di malam hari, sehingga memaksa orang untuk bangun berkali-kali. Selain itu, bisa disebabkan oleh beberapa obat hingga cedera kepala.

Apa saja gejala hipersomnia?

Umumnya, gejala hipersomnia adalah munculnya rasa lelah secara terus-menerus. Orang dengan hipersomnia masih akan merasa mengantuk meski sudah tidur siang sepanjang hari dan sulit untuk bangun.

Selain itu, ada beberapa gejala hipersomnia lain yang mungkin bisa juga muncul, seperti:

  • Merasa kekurangan energi
  • Mudah marah
  • Sering merasa resah dan gelisah
  • Kehilangan selera makan
  • Kemampuan berpikir atau berbicara lambat
  • Kesulitan dalam mengingat


Simak Video "Kasus Gangguan Kesehatan yang Diviralkan Efek Kecanduan Game"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)
Topik Hangat Sindrom Putri Tidur