Selasa, 13 Apr 2021 14:50 WIB

Lebaran Bisa ke Mana? Cek Daftar Wilayah Boleh Mudik 2021

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ratusan personel Satpol PP dan petugas gabungan memperketat pengamanan di Ibu Kota. Hal itu dilakukan guna mencegah warga melakukan mudik lokal di saat Lebaran. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Meski mudik Lebaran tahun ini dilarang karena kondisi pandemi Corona, pergerakan atau mobilitas di beberapa wilayah tidak dibatasi pada 6-17 Mei 2021. Di antaranya Jabodetabek hingga beberapa kota lain seperti Bandung Raya masuk daftar wilayah boleh mudik 2021.

Hal ini mengacu pada ketentuan yang ditetapkan Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi. Rata-rata yang masuk daftar wilayah boleh mudik 2021 adalah kawasna perkotaan, melalui transportasi darat dan kereta api (KA).

"Jadi untuk kawasan perkotaan ada beberapa daerah yang sudah kami skip dan boleh melanjutkan atau melakukan kegiatan pergerakan transportasi," ungkap Budi saat konferensi pers, dikutip dari YouTube Kemenko PMK Selasa (13/4/2021).

Di mana saja daftar wilayah boleh mudik 2021 via transportasi darat?

  • Medan
  • Binjai
  • Deli Serdang
  • Karo
  • Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek)
  • Bandung Raya
  • Semarang
  • Kendal
  • Demak
  • Ungaran
  • Purwodadi
  • Jogja Raya
  • Solo Raya
  • Gresik
  • Bangkalan
  • Mojokerto
  • Surabaya
  • Sidoarjo
  • Lamongan (Gerbangkertosusila)
  • Makasar
  • Sungguminasa
  • Takalar
  • Maros.

Daftar wilayah boleh mudik 2021 via Kereta Api:

  • Jabodetabek
  • Rangkas
  • Padalarang
  • Bandung
  • Cicalengka
  • Kutoarjo
  • Yogyakarta
  • Solo
  • Lamongan
  • Surabaya
  • Sidoarjo
  • Bangil
  • Pasuruan
  • Mojokerto
  • Gresik

Di luar daftar wilayah boleh mudik 2021, pergerakan mobilitas tidak diperbolehkan. Namun, Budi menyebut masing-masing instansi yang memiliki aktivitas mendesak untuk bepergian, bisa melampirkan surat sebagai bukti melakukan aktivitas.

Sementara karyawan yang masih memiliki kegiatan urgent untuk melakukan perjalanan di 6-17 Mei 2021 diatur perizinannya oleh Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia (Kemnaker).

"Karyawan dan pekerjaan akan diatur oleh Menaker," sebut Budi.



Simak Video "Satgas Ingatkan Mudik Tahun Lalu Kasus COVID-19 Naik hingga 93%"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)