Selasa, 13 Apr 2021 19:50 WIB

ROUND-UP

China Angkat Bicara, Bantah Pengakuan Soal Vaksin Corona Kurang Manjur!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Vaksin Covid: Apa perbedaan vaksin China, Sinovac dan Sinopharm serta merek-merek lain? Foto: BBC World
Jakarta -

Heboh pemberitaan media soal pemerintah China mengakui kemanjuran atau efektivitas vaksin Corona mereka rendah. Belakangan, otoritas kesehatan China membantah dan meluruskan kabar yang beredar.

Menurut Kepala Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China Gao Fu, ia hanya membahas soal prosedur vaksinasi dan jenis vaksin yang kemudian hari mungkin harus diperbaharui untuk meningkatkan efektivitas vaksin COVID-19 saat ini.

"Tingkat perlindungan vaksin di dunia terkadang tinggi, terkadang rendah. Bagaimana cara meningkatkan kemanjurannya, itu perlu dipertimbangkan oleh ilmuwan-ilmuwan di dunia," katanya, dikutip dari Global Times, Selasa (13/4/2021).

Ia berdalih, prosedur vaksinasi mungkin harus diperbaharui lantaran ilmuwan masih terus mempelajari penyakit COVID-19 yang terus menunjukkan karakteristik berbeda. Seperti munculnya mutasi-mutasi Corona yang diyakini lebih menular dan dikhawatirkan 'kebal' vaksin.

"Ini adalah pertama kalinya manusia disuntik vaksin novel virus Corona. Semua prosedur vaksinasi kami berbasis ekstrapolasi inokulasi vaksin virus lain sebelumnya, dan sejauh ini bekerja dengan baik. Namun jika ke depannya diperlukan perbaikan, kami dapat menyesuaikan karakteristik virus Corona baru dan situasi vaksinasi," bebernya.

Terlebih, Gao menyebut masih banyak pertanyaan soal COVID-19 yang belum mampu terjawab hingga saat ini, meski para ilmuwan sudah berusaha keras terus mempelajari perkembangan virus SARS CoV-2 atau COVID-19.

"Jika kita mengikuti cara tradisional mengembangkan vaksin, kita tidak akan berhasil mendapatkan vaksin dalam setahun. Tetapi, para ilmuwan di dunia mengembangkan vaksin COVID-19 dalam beberapa bulan, yang merupakan pertama kalinya dalam sejarah. Masih ada banyak pertanyaan yang perlu dijawab," pungkas Gao.

Di sisi lain, ia mendesak vaksinasi COVID-19 harus bisa diakses setiap negara. Menurutnya, agar pandemi Corona segera berakhir, setiap negara harus bisa mengendalikan wabah COVID-19, salah satu caranya dengan vaksinasi, agar pandemi bisa segera teratasi.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)