Rabu, 14 Apr 2021 12:32 WIB

Dukung Vaksin Nusantara, Gatot Nurmantyo: 2 Tahun Lagi, Dunia Pakai Ini

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jenderal Gatot Nurmantyo saat hadiri acara Blak-blakan bersama detikcom Gatot Nurmantyo (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta -

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ikut mendatangi RSPAD Gatot Soebroto, Rabu (14/4/2021). Ia mengikuti pengambilan darah untuk dibuat jadi vaksin nusantara, vaksin Corona berbasis sel dendritik besutan dr Terawan Agus Putranto.

Sikap Gatot mendukung vaksin nusantara tak lain karena vaksin ini adalah hasil karya anak bangsa. Sebagai orang Indonesia, ia merasa perlu menunjukkan dukungannya.

"Dan ingat kata-kata saya. Dua tahun yang akan datang, di seluruh dunia pasti menggunakan cara seperti ini. Mudah-mudahan benar," kata Gatot, Rabu (14/4/2021).

Pengembangan vaksin nusantara sejak awal diwarnai kontroversi. Saat ini, kelanjutannya belum mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain karena tidak memenuhi kaidah riset ilmiah, uji klinisnya juga dinilai tidak menunjukkan manfaat imunogenesitas.

RS Dr Kariadi Semarang sebagai site research sempat mengajukan penghentian sementara karena izin dari BPOM belum keluar. BPOM sendiri membantah tudingan menghalang-halangi, hanya meminta agar uji klinisnya diperbaiki.

"Tapi silakan. Kami tidak akan menghentikan, silakan diperbaiki," kata Kepala BPOM Penny K Lukito.

Selain Gatot, sejumlah tokoh juga berdatangan di hari yang sama. Termasuk di antaranya sejumlah anggota DPR RI yang juga mengikuti pengambilan darah untuk diproses menjadi vaksin nusantara.

"Saya ini lahir di sini, makan di sini, minum di sini, diberi ilmu di sini, dan dididik sebagai seorang prajurit di bumi pertiwi," kata Gatot soal alasannya mendukung vaksin nusantara.

"Kemudian ada hasil karya putra Indonesia yang terbaik, kemudian uji klinik, kenapa tidak saya? Apapun saya lakukan untuk bangsa dan negara ini," tegasnya.



Simak Video "Potret Moeldoko Saat Disuntik Vaksin Nusantara oleh Terawan"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)