Jumat, 16 Apr 2021 07:33 WIB

RS India Kewalahan Hadapi Ledakan COVID-19, Seranjang Ditempati 2 Pasien

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta -

COVID-19 di India sedang ngegas gila-gilaan. Rumah sakit kewalahan menampung pasien, sampai-sampai satu tempat tidur ditempati oleh dua orang.

Dari hanya 10 ribu kasus perhari yang dilaporkan, jumlah kasus COVID-19 di India kini menembus 200 ribu kasus perhari pada Kamis (15/4/2021). Angka ini merupakan yang tertinggi di seluruh dunia.

Salah satu rumah sakit khusus COVID-19 terbesar di India, Lok Nayak Jai Prajkash Narayan Hospital (LNJP), ambulans tak berhenti lalu lalang mengantarkan pasien. Beberapa pasien bahkan datang dengan bus dan becak.

Dikutip dari Reuters, pasien termuda adalah bayi baru lahir.

"Kami benar-benar kewalahan. Kami sudah bekerja melebihi kapasitas," kata direktur medis rumah sakit tersebut, Suresh Kumar.

Dari yang semula hanya 54 bed, rumah sakit ini sekarang memiliki lebih dari 300 bed untuk pasien dengan kondisi kritis. Beberapa pasien bahkan harus berbagi tempat tidur, sementara jenazah terbaring di luar bangsal menunggu diangkut ke kamar mayat.

"Hari ini kami menerima 158 pasien di Lok Nayak saja," katanya.

Setelah menetapkan lockdown paling ketat di dunia selama 3 bulan tahun lalu, India melonggarkan pembatasan pada awal 2021. Beberapa wilayah masih menerapkan pembatasan lokal.

Menurut Kumar, varian baru yang lebih cepat menular yang tidak terdeteksi tes COVID-19 menambah rumit penanganan. Begitu pula perilaku warga yang berubah saat lockdown dilonggarkan.

"Orang tidak mengikuti anjuran COVID," katanya. "Mereka tidak peduli."

(up/kna)