Jumat, 16 Apr 2021 13:37 WIB

Swasta & Organisasi Bisa Buat Vaksinasi Mandiri di LOKET, Ini Caranya

Jihaan Khoirunnisaa - detikHealth
MUI keluarkan fatwa vaksinasi COVID-19 tak batalkan puasa. Oleh karena itu vaksinasi COVID-19 di bulan Ramadhan tetap gencar dilakukan di Ibu Kota. Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Dalam rangka menyukseskan program vaksinasi nasional yang dimulai sejak kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, LOKET melanjutkan dukungan datangnya program vaksin Gotong Royong. Diketahui, Pemerintah telah membuka peluang bagi perusahaan swasta maupun organisasi yang ingin menyelenggarakan vaksinasi mandiri untuk para karyawan atau anggota organisasinya.

Bagi perusahaan swasta, penyedia sentra vaksin atau penyedia layanan kesehatan yang ingin memaksimalkan proses dan layanan program vaksinasi Gotong Royong dengan registrasi atau penjadwalan daring dapat menghubungi LOKET.

Hingga saat ini, LOKET telah melayani registrasi dan penjadwalan daring di lebih dari 100 titik vaksinasi COVID-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Barat serta melayani lebih dari 100 ribu pendaftar vaksinasi. Semua lokasi dapat dilihat dan diakses dengan mudah melalui website khusus LOKET di https://s.id/LokasiVaksinasiLOKET.

Head of LOKET Tubagus Utama menjelaskan kerja sama ini merupakan wujud kontribusi LOKET dalam membantu pemerintah Indonesia untuk semakin meningkatkan efektivitas dan mempercepat program vaksinasi nasional.

"Suatu kebanggaan bagi LOKET telah terpilih sebagai mitra resmi Kemenkes RI dalam pengaturan sistem penjadwalan kedatangan peserta vaksinasi melalui registrasi dan penjadwalan secara daring di laman https://vaksin.loket.com. Diharapkan, kerja sama ini dapat membantu upaya pemerintah dalam memperlancar proses antrean para peserta vaksinasi," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/4/2021).

Lebih lanjut, Tubagus menjelaskan sistem Ticketing Management Service (TMS) telah dirancang sedemikian rupa guna mempermudah penyelenggara dalam mengelola program vaksinasi mandiri. Untuk memastikan proses validasi, penyelenggara cukup mengirimkan foto lokasi program vaksinasi (venue) serta dokumen-dokumen perizinan terkait yang dibutuhkan dari Kemenkes RI.

Selain itu, Tubagus menyebut pihaknya akan berupaya untuk memberikan dukungan agar pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap kedua lebih efisien, aman, dan nyaman. Adapun bentuk dukungan tersebut antara lain menyiapkan materi informasi terkait vaksinasi dengan mengacu pada materi yang disediakan oleh Kemenkes, menyampaikan informasi terkait program vaksinasi melalui media sosial dan website, memberikan pelatihan penggunaan platform Loket.com kepada petugas atau penyelenggara vaksinasi program, serta memberikan laporan mengenai jadwal vaksinasi kepada Kemenkes.

Tidak hanya memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi gotong royong, Tubagus menjelaskan masyarakat umum lansia juga dapat melakukan penjadwalan vaksinasi COVID-19 melalui LOKET.

"Bersamaan dengan program vaksinasi nasional COVID-19 tahap kedua yang antara lain memprioritaskan kelompok masyarakat lansia sebagai penerima vaksin, LOKET berkomitmen untuk membantu agar proses pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dapat lebih efisien, aman, dan nyaman bagi penerima vaksin, dimulai dari sosialisasi, registrasi, hingga pendaftaran di setiap lokasi pelaksanaan vaksinasi," lanjutnya.

LOKETFoto: Dok. LOKET

Untuk melakukan registrasi dan penjadwalan vaksinasi COVID-19 secara daring, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi LOKET di https://s.id/InfoVaksinCovid19LOKET, kemudian memilih lokasi vaksinasi. Selanjutnya, masyarakat dapat menentukan waktu dan jam kedatangan, serta mengisi data diri sesuai dengan ketentuan. Nantinya, LOKET akan mengirimkan e-voucher vaksinasi melalui email terdaftar.

Saat mendaftar, masyarakat perlu memastikan nama mereka sudah terdaftar sebagai penerima vaksinasi di https://pedulilindungi.id/ dan membawa KTP ketika ke lokasi vaksin. Masyarakat juga diminta untuk datang tepat pada waktu yang telah ditentukan agar menghindari penumpukan. Pada hari H vaksinasi, petugas yang telah diberi pelatihan oleh LOKET akan membantu dalam proses verifikasi e-voucher.

LOKETFoto: Dok. LOKET

"Kami mendorong penyelenggara Vaksinasi Program maupun Vaksinasi Gotong Royong untuk bekerja sama dengan LOKET agar vaksinasi COVID-19 di Indonesia dapat cepat terdistribusi dengan baik," katanya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi memberikan apresiasi tinggi atas peran serta LOKET untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan COVID-19. Oscar berharap kerja sama ini dapat semakin mempermudah proses registrasi dan penjadwalan sehingga meningkatkan partisipasi masyarakat.

"Pelaksanaan vaksinasi program COVID-19 memerlukan adanya gerakan bersama yang melibatkan seluruh komponen bangsa. Melalui kerja sama strategis ini, Kementerian Kesehatan dan LOKET bersama-sama mengambil peran dalam mewujudkan kesuksesan pelaksanaan vaksinasi nasional. Kami berharap solusi teknologi yang ditawarkan LOKET akan mempermudah proses registrasi penjadwalan vaksin dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi," pungkasnya.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi inisiatif lanjutan ekosistem Gojek dalam mendukung upaya penanganan pandemi Covid-19 melalui program vaksinasi. Sebelumnya, Gojek juga telah melakukan sosialisasi dan edukasi melalui layanan GoMed, kuis kesiapan vaksinasi bagi pengguna aplikasi Gojek, hingga menggelar vaksinasi di Kemayoran, Cengkareng, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, Medan bersama Halodoc yang diterima oleh mitra pengemudi lansia dan masyarakat umum secara bertahap.

(akn/ega)