Jumat, 16 Apr 2021 14:07 WIB

Agar Aman ke Dokter Gigi Saat Pandemi

Content Promotion - detikHealth
RSGM YARSI Dokter Gigi dan Perawat menggunakan APD Level 3 (Foto: Dok. RSGM YARSI)
Jakarta -

Anda sedang sakit gigi? Rasa was-was akan penyebaran virus COVID-19 membuat kita harus ekstra hati-hati dalam memilih fasilitas dokter gigi yang aman.

Di masa pandemi ini, memang disarankan untuk menggunakan layanan konsultasi dokter gigi online terlebih dahulu, sebelum memutuskan harus pergi ke dokter gigi. Lalu, bagaimana jika tetap harus pergi ke dokter gigi?

Pastikan fasilitas dokter gigi yang dituju memiliki modifikasi fasilitas pelayanan untuk memastikan tindakan dokter gigi yang aman dan steril. Beberapa protokol pada fasilitas kesehatan untuk mencegah penularan virus COVID-19 antara lain:

• Tindakan perawatan gigi dilakukan di ruang isolasi dental dengan tekanan negatif. Dengan tekanan udara yang negatif, maka sirkulasi udara terbuang keluar dan tidak hanya berputar di dalam ruangan. Dengan sirkulasi yang baik, maka partikel aerosol yang berada di dalam ruang perawatan dapat diminimalisir. Pasien dapat memastikan tekanan ruangan dengan melihat alat indikator yang dipasang di luar ruang perawatan.

RSGM YARSIRuang isolasi dental dengan tekanan negatif Foto: Dok. RSGM YARSI

• Dokter gigi dan perawat memakai APD lengkap level 3 saat melakukan tindakan gigi. APD dengan level tertinggi digunakan sebagai proteksi bagi pasien dan tenaga medis. Ternyata pemakaian APD yang lengkap saja tidak cukup, petugas medis juga harus memperhatikan urutan pemasangan dan pelepasan APD dengan benar.

• Ruang tindakan didesinfeksi oleh petugas setiap pergantian pasien. Seluruh permukaan dalam ruangan, terutama pada area yang tersentuh oleh tenaga medis dan pasien harus didesinfeksi sebelum mengerjakan pasien selanjutnya. Cairan pembersih ruangan yang adekuat dan manajemen limbah medis juga harus menjadi prioritas selama pandemi COVID-19 masih berlangsung.

RSGM YARSIProses Desinfeksi Ruangan Perawatan Gigi Foto: Dok. RSGM YARSI

• Alat dan instrumen yang telah dipakai, dibersihkan dan disterilisasi di Central Sterile Supply Department sesuai protokol kesehatan. Pengawasan dan kalibrasi alat sterilisasi secara berkala diperlukan agar alat yang dipakai selalu dalam keadaan steril dan siap pakai.

• Pastikan rumah sakit gigi dan mulut yang dituju memiliki fasilitas penunjang yang lengkap. Misalnya lab Rontgen Gigi - Dental X Ray, farmasi, dan dokter gigi spesialis lengkap yang siap melayani. Dengan kelengkapan fasilitas rumah sakit maka pasien tidak perlu bepergian dan berpindah ke banyak tempat untuk menyelesaikan perawatan giginya.

• Lakukan perawatan dengan kunjungan yang efektif, misalnya dengan Painless Dental Care di RSGM YARSI. Dengan Painless Dental Care maka banyak tindakan yang dapat dilakukan dalam satu kali kunjungan tanpa rasa sakit dan cemas. Minimnya kunjungan dapat mengurangi risiko keluar rumah dan terpapar virus COVID-19.

Jadi, jangan takut untuk pergi ke dokter gigi saat pandemi karena fasilitas kesehatan yang ada di Rumah Sakit Gigi dan Mulut YARSI - RSGM YARSI telah dimodifikasi di masa new normal ini untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. Namun, pastikan tetap melakukan social distancing jika berada di luar rumah, menjaga kesehatan, menjaga pola makan dan asupan vitamin, serta mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.

Rumah Sakit Gigi & Mulut YARSI - RSGM YARSI
Jl. Letjen Suprapto Kav. 13, Cempaka Putih - Jakarta Pusat
Instagram : @rsgmyarsi
Web: www.rsgmyarsi.com
Nomor Kontak: 08111-68-7264

(ads/ads)