Senin, 19 Apr 2021 09:30 WIB

Dahlan Iskan Ikut Uji Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan tampak bersemangat ikut senam Dahlan Iskan ikut uji vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto. (Foto: Rois Jajeli)
Jakarta -

Dahlan Iskan ikut uji vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto. Menurut peneliti utama uji klinis Fase II vaksin Nusantara Kolonel dr Jonny, Dahlan Iskan tengah menjalani pengambilan sampel darah.

"Ada Pak Dahlan Iskan baru datang. Masih pengambilan sampel," ucap Kolonel dr Jonny, dikutip dari CNNIndonesia.com.

Dahlan Iskan tiba di RSPAD sekitar 8 pagi. Diberitakan sebelumnya, selain Dahlan Iskan sejumlah tokoh juga menjalani uji vaksin Nusantara. Termasuk Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan sejumlah anggota DPR.

Adapula Adian Napitupulu hingga Ashanty yang memiliki komorbid, ikut menjalani uji vaksin Nusantara. Namun, uji vaksin berbasis sel dendritik yang dilaksanakan di RSPAD Gatot Soebroto ini menuai pro-kontra.

Bagaimana tidak, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan banyak evaluasi dari uji vaksin Nusantara Fase I yang harus lebih dulu diperbaiki. Catatan ini sekaligus menegaskan pihak peneliti tak bisa lanjut ke Fase II tanpa evaluasi uji vaksin di Fase I.

Salah satu yang disoroti BPOM yaitu terkait kaidah klinis dalam pengembangan vaksin Nusantara tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Begitu juga dalam tahap produksi.

Sejumlah tokoh dan para pakar kesehatan mendukung penuh sikap BPOM yang dinilai independen. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia dr Daeng M Faqih juga menepis tudingan BPOM tidak profesional.

"Kalau kita mengatakan BPOM tidak profesional, sudah buyar semua itu obat-obatan dan vaksin yang sudah ribuan bahkan mungkin jutaan, karena ini kan pekerjaan sehari-hari BPOM," tegas dr Daeng.

"Apakah DPR itu bisa mengawasi kinerja BPOM sebagai negara? Boleh, tapi menurut hemat saya apa yang dilakukan DPR itu mengawasi kinerja, tidak mengambil alih kinerja," katanya.



Simak Video "Vaksin Nusantara Bisa Lanjut Uji Klinis Tahap II, Asalkan..."
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)