Selasa, 20 Apr 2021 10:37 WIB

Rio Reifan Ditangkap Lagi Terkait Sabu, Apa Sih yang Bikin Orang Kecanduan?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Rio Reifan di Polda Metro Jaya Rio Reifan ditangkap keempat kalinya terkait sabu. (Foto: Samsuduha Wildansyah)
Jakarta -

Artis Rio Reifan kembali ditangkap pihak kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Sebelumnya, Rio sudah ditangkap tiga kali dengan kasus yang sama.

Rio ditangkap di rumahnya di Jl Otista, Jakarta Timur pada Senin (19/4/2021). Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu.

"(Ditangkap) terkait sabu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi detikcom, Selasa (20/4/2021).

Sebelumnya, Rio juga sudah tiga kali ditangkap dengan barang bukti narkoba jenis sabu. Terakhir, Rio ditangkap di kawasan Pondok Gede, Bekasi, dengan barang bukti berupa sabu seberat 0,0129 gram.

Apa sih yang bikin orang kecanduan sabu?

Sabu atau methamphetamine adalah jenis narkoba dengan efek samping yang cukup kuat. Narkoba jenis ini bisa bekerja langsung pada sistem saraf pusat dan memicu pelepasan senyawa dopamin.

Sabu juga disebut-sebut sebagai salah satu jenis narkoba yang paling populer disalahgunakan di dunia. Menurut dr Nicole Lee dari National Drug Research Institute, Australia, sabu bisa populer karena memiliki efek kuat dalam memicu rasa positif seperti senang, bersemangat, dan percaya diri.

"Kalau kamu menghisap sabu kamu bisa langsung high, dalam hitungan menit kamu sudah sangat high. Sementara kalau ditelan paling efeknya baru akan terasa 20 menit kemudian," kata dr Nicole seperti dikutip dari ABC Australia.

Beberapa ahli juga menyebut, sabu bisa sangat populer karena dengan saat menggunakannya bisa meningkatkan hormon dopamin di otak 1.000 persen lebih tinggi dari normal. Hal itu yang membuat sabu di cap sebagai narkoba yang paling efektif.

Jika sekali mencoba dan merasakan efeknya, si pemakai akan cepat sekali merasa kecanduan. Namun, makin lama terjadi toleransi yang artinya dosis sabu yang dibutuhkan semakin tinggi dan bisa merusak sistem saraf pusat.



Simak Video "Peran dan Pengaruh Keluarga Bagi Si Pecandu Narkoba"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)