Kamis, 22 Apr 2021 16:00 WIB

Viral Kisah Dokter Koas Pertama Kali Autopsi Jenazah: Miris! Jasadnya Bayi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Viral kisah pengalaman dokter koas pertama kali melakukan autopsi jenazah. Viral kisah dokter koas pertama kali melakukan autopsi jenazah. (Foto: Tangkapan layar TikTok)
Jakarta -

Viral kisah pengalaman dokter koas saat pertama kali melakukan autopsi jenazah. Ia menceritakan betapa sedihnya ketika mengetahui jasad jenazah yang harus diautopsi adalah seorang bayi yang baru lahir.

Kisah ini dibagikan oleh seorang dokter muda bernama Nasia Gustina lewat akun TikTok miliknya, @callmenasiaaaaaaaa, pada Rabu (21/4/2021). Video viral ini pun telah ditonton lebih dari 3,5 juta pengguna.

Nasia bercerita, ia magang di salah satu rumah sakit di Semarang. Kemudian pada tanggal 18 April, Nasia dan teman-temannya ditugaskan untuk melakukan autopsi jenazah dengan didampingi dokter spesialis forensik dari rumah sakit tersebut.

"Pertama kali waktu mau dilaksanakan autopsi kita berdoa terlebih dahulu untuk mendoakan jenazahnya. Saat dibuka pembungkusnya, jujur rasanya pengen nangis melihat bahwa jenazahnya adalah seorang bayi yang baru lahir," kata Nasia kepada detikcom, Kamis (22/4/2021).

Nasia mengatakan bahwa kondisi jenazah bayi tersebut benar-benar seperti baru lahir, karena masih terdapat tali pusatnya. Melihat jasad sang bayi, ia pun tak kuasa menahan tangis.

"Yang terpikirkan saat itu kenapa bayi kecil nggak berdosa ini harus meninggal dengan kondisi seperti ini, dia tidak bisa memilih dengan siapa dia harus dilahirkan tapi dia pasti punya harapan untuk hidup waktu dalam kandungan," ujarnya.

"Bener bener miris rasanya melihat seorang bayi yang tidak berdosa tapi harus meninggal dalam kondisi mengenaskan," lanjutnya.

@callmenasiaaaaaaaa

Jujur sedih banget waktu edit ini:( semoga kita selalu jadi orang yang bersyukur ya #storycoass #coas #medicalstudent #fypシ

♬ To my youth - LOLOS UTBK UB AMIN

Menurut keterangan Nasia, jenazah bayi tersebut meninggal setelah ditinggalkan oleh pelaku yang tidak bertanggung jawab. Ia pun sangat menyayangkan hal seperti ini masih saja terjadi.

"Karena perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab, bayi yang tidak berdosa harus menanggung semuanya," tuturnya.



Simak Video "Kasus Gangguan Kesehatan yang Diviralkan Efek Kecanduan Game"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)