Jumat, 23 Apr 2021 03:24 WIB

Round Up

Sanksi IDI dan Pengakuan dr Kevin Samuel Soal Ekspresi 'Mesum' di TikTok

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jakarta -

Sah-sah saja dokter main TikTok, apalagi jika tujuannya untuk edukasi. Sayangnya banyak yang hanya mengejar sensasi, tidak memikirkan dampaknya ke depan.

Ini yang dialami dr Kevin Samuel Marpaung dengan konten 'mesum' tentang persalinan. Dalam sebuah unggahan video, ia memperagakan situasi ketika ia harus melakukan vaginal touch pada ibu hamil yang mengalami pembukaan 3.

Ekspresinya memicingkan mata sambil menggigit bibir bawah dinilai mesum dan berbau pelecehan terhadap perempuan. Konten video tersebut banjir kecaman dari berbagai kalangan.

"Saya sendiri di sini secara pribadi memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian atau perbuatan yang telah saya lakukan," sesal dr Kevin Samuel, ditemui di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

dr Kevin mengaku tidak pikir panjang dan tidak berhati-hati saat membuatnya. Menurutnya, ia tidak berniat melecehkan siapapun lewat ekspresi tersebut.

"Saya minta maaf karena tidak hati-hati untuk membuat video tersebut dan tujuan saya tidak sama sekali tidak ada terpikirkan untuk saya melakukan hal-hal yang seperti Kakak bilang itu," jelasnya.

Apapun alasannya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilainya sebagai pelanggaran etik. Sanksi tegas dijatuhkan untuk pelanggaran yang dinilai masuk kategori sedang satu/dua tersebut.

Tidak hanya itu, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (MKEK PB IDI) juga merasa perlu membuat fatwa terkait aktivitas dokter di media sosial. Fatwa tersebut kini sedang digodok.

"Sekarang sedang berproses. Kalau ditanya kapan keluarnya, secepat mungkin karena ini kan sudah urgent ya," jelas anggota MKEK PB IDI, M Yadi Permana.

Bidang spesialisasi yang terdampak langsung oleh kontroversi TikTok 'mesum' dr Kevin Samuel adalah Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) yang menaungi dokter-dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dikhawatirkan, kontroversi ini bikin ibu-ibu takut cek kandungan dengan dokter laki-laki.

(up/up)