Senin, 03 Mei 2021 17:45 WIB

Perlu Tahu! Ciri-ciri Makanan Tak Layak Dikonsumsi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Tes kimia kandungan formalin di makanan. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto Foto: agung pambudhy
Jakarta -

Tidak semua makanan bisa atau layak dikonsumsi kapan saja. Ada beberapa kondisi yang membuat makanan tersebut tidak layak atau baik untuk dikonsumsi.

Beberapa kondisi itu seperti, kedaluwarsa, basi, mengandung pengawet berbahaya, hingga beracun. Untuk mengetahuinya, berikut detikcom rangkum beberapa ciri-ciri makanan yang tidak boleh untuk dikonsumsi.

1. Memiliki bau yang tidak enak

Makanan yang sudah tidak boleh dikonsumsi seringkali tidak bisa dilihat secara langsung. Meski bentuknya masih terlihat layak, makanan tersebut mungkin sudah tidak bisa untuk dimakan.

Namun, jika sudah tercium bau yang tidak enak seperti anyir atau busuk, sebaiknya jangan dikonsumsi. Bisa jadi makanan tersebut sudah basi, sehingga tidak bisa dimakan lagi.

2. Berlendir

Dikutip dari Taste of Home, ciri lainnya makanan yang tidak boleh dikonsumsi lagi adalah berlendir. Jika makanan yang berlendir saat disentuh dan terlihat mengkilap, mungkin makanan tersebut sudah tidak layak dikonsumsi alias basi.

3. Muncul jamur

Ciri makanan yang tidak layak dikonsumsi lainnya adalah makanan yang berjamur. Jamur atau spora kecil bisa muncul di permukaan makanan yang menandakan bahwa makanan tersebut sudah basi.

Selain di bagian permukaan, jamur itu bisa muncul di bagian bawah makanan yang tertutup wadah.

4. Beracun

Baru-baru ini, seorang anak di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), meninggal akibat takjil maut. Anak ini diketahui meninggal usai memakan takjil sate yang diketahui mengandung sianida.

Umumnya, makanan yang beracun memiliki ciri-ciri, seperti bau yang tajam dan asing. Racun atau zat berbahaya lain biasanya memiliki aroma yang menyengat dan sangat asing di hidung manusia.



Simak Video "Mau Cepat Sembuh dari COVID-19? Wajib Konsumsi Makanan Ini Ya!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)
eLife
×
Kiat Proteksi Buah Hati dari COVID-19
Kiat Proteksi Buah Hati dari COVID-19 Selengkapnya