Kamis, 06 Mei 2021 07:11 WIB

Dokter Paru: GeNose Cuma Screening, Tes COVID-19 Minimal Rapid Antigen

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Ketua Pokja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Erlina Burhan SpP, menegaskan setiap pelaku perjalanan untuk melakukan tes Corona minimal dengan rapid antigen, bukan GeNose.

"GeNose hanya screening, bukan untuk diagnosis. Jadi saya kira GeNose negatif belum tentu bukan COVID-19 ya. Jadi kalau saran saya minimal pemeriksaan rapid antigen." kata dr Erlina dalam konferensi pers PDPI, Rabu (4/5/2021).

Apabila pelaku perjalanan memiliki gejala Corona, dr Erlina menyarankan boleh tes PCR atau antigen tapi lebih baik dengan PCR.

"Mesin PCR kita sudah banyak, rapid antigen juga sudah banyak," tutur dr Erlina

Di kesempatan tersebut, dr Erlina juga menyinggung soal larangan mudik yang diberlakukan pemerintah. Ia menilai larangan mudik yang berlaku mulai hari ini tidak efektif menekan mobilitas penduduk.

Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya pemudik yang lolos dan banyak masyarakat yang kreatif mencari celah mudik sebelum aturan diberlakukan. Untuk itu PDPI menyarankan mereka yang nekat mudik ke kampung halaman diberlakukan masa karantina selama 14 hari

"Idealnya sih kalau dari PDPI kita maunya seperti itu (14 hari), silakan pemerintah, dan tetap kita sampaikan informasi kepada masyarakat hal yang sebenarnya supaya masyarakat juga sadar," pungkasnya.

(kna/up)