Kamis, 06 Mei 2021 18:47 WIB

Corona India Makin Ganas, 61 Persen Warganya Cemas hingga Depresi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
FILE - In this April 30, 2021, file photo, health workers attend to COVID-19 patients at a makeshift hospital in New Delhi, India. COVID-19 infections and deaths are mounting with alarming speed in India with no end in sight to the crisis. People are dying because of shortages of bottled oxygen and hospital beds or because they couldn’t get a COVID-19 test. (AP Photo/File) Corona di India. (Foto: AP)
Jakarta -

Gelombang kedua COVID-19 di India telah memicu kepanikan bagi warganya. Bagaimana tidak, tingkat penularan virus Corona di negara itu bisa mencapai 400.000 kasus dalam sehari.

Dikutip dari India Today, sebuah survei yang dilakukan oleh platform LocalCircles menunjukkan mayoritas warga India merasa cemas, depresi, hingga marah atas apa yang terjadi dengan negaranya.

Dengan fasilitas kesehatan yang sangat kewalahan dan kekurangan oksigen serta obat-obatan, India menghadapi krisis kesehatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

61 persen warga India marah, depresi, kecewa, atau cemas

Ketika diminta untuk menggambarkan suasana hati dan pikiran selama dua bulan menghadapi gelombang kedua COVID-19, sebanyak 23 persen responden mengatakan mereka sangat cemas atau khawatir. Sementara 8 persen lainnya mengaku depresi, murung, atau merasa sedih.

Kemudian sekitar 20 persen mengatakan merasa kesal dan marah. Sebanyak 10 persennya lagi mengaku sangat marah dan hanya 7 persen yang merasa tenang atau damai.

Selain itu, sebanyak 28 persen warga India merasa lebih optimis dan penuh harapan dalam menghadapi pandemi COVID-19 di negaranya. Hasil survei ini didapatkan dari tanggapan 8.141 orang di India.



Simak Video "Jerman Kirim Alat Kesehatan untuk Hadapi 'Tsunami Corona' di India"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)