Minggu, 09 Mei 2021 20:38 WIB

Pria Pakai 'Testpack' Hasilnya Positif, Kanker Testis? Eits, Tunggu Dulu

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Lucinta Luna saat ditemui di studio Trans TV. Lucinta Luna pamer testpack positif (Foto: Ismail/detikFoto)
Jakarta -

Lucinta Luna bikin heboh setelah memamerkan hasil positif pada testpack kehamilan. Menurut seorang dokter, hasil positif pada laki-laki bisa menandakan kanker testis. Benarkah?

Lewat akun TikTok @badassdoctor, dr Arifandi Sanjaya mengomentari unggahan Lucinta Luna soal hasil testpack positif. Setelah lebih dulu mengucapkan 'selamat' kepada Lucinta Luna, ia menjelaskan kemungkinan di balik hasil positif tersebut.

"Sebenarnya tespek positif itu ada hubungannya dengan kenaikan hormon beta hCG (Human Chorionic Gonadotropin)," kata dr Arifandi, dikutip atas izin yang bersangkutan, Minggu (9/5/2021).

"Di mana hormon beta hCG juga bisa terbentuk pada pria, tentunya pada beberapa penyakit tertentu. Salah satunya kanker testis," lanjutnya.

"So, buat temen-temen cowok yang ternyata iseng-iseng tes dan ternyata hasilnya positif, be careful," pesan dr Arifandi.

Pria positif pada testpack kehamilan berarti kanker testis?

Tunggu dulu. Pada beberapa kasus yang pernah dilaporkan, kanker testis ketahuan setelah seorang pria lebih dulu melakukan tes kehamilan karena iseng. Tak menduga hasilnya akan positif, pria tersebut memeriksakan diri dan akhirnya benar: positif kanker testis.

Tapi para pakar mengingatkan, kanker testis ada banyak jenisnya dan tidak semua berhubungan dengan peningkatan hormon hCG. Karenanya, mendasarkan dugaan kanker testis hanya pada hasil 'tes kehamilan' malah berbahaya.

"Beberapa bentuk kanker testis menyebabkan kenaikan kadar hCG, tapi yang lain tidak. Seseorang bisa mendapat rasa aman semu dari hasil tes (kehamilan) negatif, atau sebaliknya mengalami kenaikan hCG karena alasan lain," jelas Christopher Wood, MD, seorang ahli urologi, dikutip dari MDanderson.org.

Ketimbang mempercayai 'tes kehamilan', seorang pria sebaiknya mewaspadai gejala kanker testis yang sesungguhnya. Termasuk di antaranya perubahan yang tidak biasa, seperti:

  • Benjolan atau perbesaran pada salah satu testis
  • Sensasi berat pada skrotum
  • Nyeri tajam atau rasa tidak nyaman pada skrotum maupun testis.

Siapa saja yang perlu mewaspadai kanker testis? Sebenarnya, kanker ini terbilang jarang, hanya 1 persen dari semua kanker yang menyerang pria. Usia 15-35 tahun lebih banyak mengalaminya.

Lalu bagaimana dengan hormon hCG pada pria? Seksolog yang juga spesialis andrologi dari RS Siloam Kebon Jeruk, dr Heru Oentoeng, SpAnd pada dasarnya memang menghasilkan hormon hCG. Jumlahnya bahkan bisa diukur. Karenanya, tidak serta merta jadi indikator utama kanker testis.

"Salah satu marker hormon, tapi bukan penanda utama," jelas dr Heru.

Pernah iseng pakai testpack kehamilan? Wahai para pria, ceritakan pengalaman Anda di komentar.



Simak Video "Viral Lucinta Ngaku Hamil, Ini Penjelasan Seksolog"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)